Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 tahun NU, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026). Dok. Youtube TVNU TODAYNEWS.ID – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Miftachul Akhyar dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, hingga Presiden Prabowo Subianto dipastikan absen dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 tahun NU, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menjelaskan ketidakhadiran Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dikarenakan yang bersangkutan sedang dalam kondisi tidak sehat, sehingga berhalangan hadir.
Gus Yahya mengatakan pihaknya telah menerima kabar sejak Jumat malam bahwa Rais Aam mengalami masalah kesehatan.
“Mengenai Rais Aam, Kiai Haji Miftachul Akhyar, kami tadi malam sudah mendapatkan kabar dari beliau bahwa sedianya beliau akan berangkat, tapi beliau mengalami kendala kesehatan. Sehingga beliau berhalangan untuk bisa ikut hadir,” kata Gus Yahya kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta.
Sedangkan terkait ketidak hadiran Sekjen PBNU, ia mengatakan bahwa Gus Ipul memiliki kesibukan lain. “Termasuk Pak Saifullah Yusuf mungkin ada kesibukan lain,” ucapnya.
Meski tanpa kehadiran Rai Aam dan Sekjen, Gus Yahya memastikan acara peringatan 1 abad NU hari ini hingga proses keorganisasian PBNU bakal terus berjalan.
“Eh, nanti kita, yang jelas sesudah ini semua proses-proses organisasi akan terus kita jalankan sebagaimana mestinya untuk sampai kepada penuntasan amanah dan mandat dari Muktamar Lampung tahun 2021 yang lalu,” ujar Gus Yahya.
Sedangkan terkait ketidakhadiran Presiden Prabowo yang sebelumnya telah dijadwalkan hadir, bahkan, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) juga telah nampak berjaga di lokasi beberapa jam sebelum Prabowo dijadwalkan hadir.
Gus Yahya mengatakan, bahwa pada saat-saat terakhir Harlah resmi dimulai, Presiden Prabowo mendadak berhalangan hadir karena adanya tugas negara yang tak bisa ditinggalkan.
“Tapi memang pada saat terakhir, beliau mungkin berhalangan karena ada tugas lain ya. Kami mendengar juga ada beberapa tugas negara terkait dengan tamu-tamu negara yang hadir pada hari ini,” pungkasnya.