Ilustrasi berbuka puasa dibuat oleh Gemini AI. TODAYNEWS.ID – Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan, seluruh umat muslim di dunia tidak hanya diwajibkan untuk menahan rasa haus dan lapar, tetapi juga dianjurkan untuk menahan diri dari amarah, menjaga pandangan hingga perilaku tercela.
Sebab itu, untuk membuat puasa menjadi lebih berkualitas, umat muslim dianjurkan untuk mengamalkan amalan-amalan baik selama bulan puasa, baik itu wajib maupun sunnah.
Untuk mencegah diri dari berbuat dosa dan menjadikan puasa menjadi bernilai, berikut anjuran yang dapat dilakukan selama menjalankan ibadah puasa.
1. Berpuasa dengan Ikhlas
Niat yang bersih dan ridho berpuasa karena Allah SWT menjadi poin utama agar puasa menjadi bermakana dan niat menjadi syarat sebagai diterimanya amal ini.
Sebagai hadis nabi Muhammaad SAW, “Sesungguhnya seluruh amal tergantung pada niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan mendapat apa yang ia niatkan”. (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat
Sering kita jumpai, ada orang yang berpuasa lalu mengisi siang harinya dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Dengan alasan agar lupa rasa lapar dan haus selama puasa mereka seharian di depan televisi, memperbanyak main game, dan sebagainya.
Hal-hal seperti ini hendaknya ditinggalkan agar puasa kita benar-benar berkualitas.
“Di antara tanda sempurnanya Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat”. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
3. Menjaga Mata dari Pandangan yang Haram
Menjaga mata dari pandangan yang haram yang dimaksud disini adalah menghindari pandangan mata hari hal-hal yang bernilai maksiat seperti menjaga pandangan dari bentuk tubuh non muhrim hingga bergunjing dan sebagainya.
4. Menjaga Lisan
Menjaga lisan yang dimaksud adalah menjaga lisan dari perkataan bohong, mencaci maki, dan lain sebagainya yang dapat bernilai maksiat. Gunakanlah lisan pada tempat yang baik, yang mendapatkan izin dari Allah dan bukan pada jalan yang diharamkan oleh Allah.
5. Menjaga Telinga dari Pendengaran yang Haram
Menjaga Telinga dari pendengaran yang haram disini dimaksudkan untuk menjaga telinga dari mendengarkan hal – hal yang dapat berpotensi menurunkan kualitas puasa. seperti mendengarkan orang bergunjing, berkata – kata tidak pantas dan sebagainya.
6. Menjaga Seluruh Anggota badan dari pada Perbuatan yang Haram
Menjaga anggota badan dari perbuatan yang haram yang dimaksud adalah menjaga anggota badan yang menjadi aurat untuk tidak terlihat di tempat umum. cara menjaga aurat adalah dengan cara tidak menggunakan celan pendek bagi laki – laki, dan menggunakan pakaian longgar serta jilbab bagi perempuan.
7. Hindari Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa
Apa bila saat berbuka memakan makanan berlebihan maka telah bertolak belakang dengan tujuan berpuasa, sebab tujuan dari pasa adalah untuk menekan hawa nafsu. Selain bertolak belakang dengan tujuan berpuasa, makan berlebihan juga dapat menimbulkan berbagai efek seperti sulit melakukan sholat taraweh karena perut terlalu penuh dan dapat menyebabkan rasa kantuk.
8. Memperbanyak Amal Shalih Selama Puasa di Bulan Ramadan
Di saat kita meninggalkan hal yang haram dan tidak bermanfaat, pada saat yang sama kita memperbanyak amal shalih pada saat berpuasa.
Seperti memperbanyak tilawah Al-Qur’an, berdzikir kepada Allah, shalat sunnah, tafakur, mengkaji ilmu-ilmu agama, memperbanyak infaq, dan lain sebagainya.
Rasulullah dan para shahabatnya sangat mengerti tentang keutamaan Ramadan dan bagaimana memperbaiki kualitas puasa mereka.
“Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. Dan kedermawanannya memuncak pada bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya. Jibril menemuinya setiap malam untuk tadarus Al-Qur’an. Sungguh Rasulullah SAW lebih murah hati melakukan kebaikan dari pada angin yang bertiup”. (HR. Bukhari).
9. Bersykur kepada Allah SWT saat Berbuka Puasa
Dengan bersyukur kepada-Nya saat waktu berbuka kepada maka akan mendapatkan rahmad dan pahala dari Allah, tentunya dibarengi dengan kualitas puasa kita selama seharian, sehingga dengan begitu puasa kita tetap berkualitas.