x

I.League Kecam Penyerangan Terhadap Rombongan Persib U18

Laporan: Afrizal Ilmi

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Okt 2026 13:00 25

TODAYNEWS.ID — I.League mengecam dugaan penyerangan terhadap rombongan Persib Bandung U18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, pada Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut dilaporkan mengakibatkan personel media mengalami kekerasan fisik, bus tim rusak, serta sejumlah koper milik ofisial dan pemain diduga dijarah.

Berdasarkan informasi awal yang diterima I.League, peristiwa itu terjadi ketika rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib U18 sedang melakukan perjalanan. I.League menegaskan, tindakan kekerasan yang terjadi di luar pertandingan sekalipun tidak dapat dibenarkan.

I.League meminta kepolisian dan aparat penegak hukum mengusut tuntas kejadian tersebut. Penyelidikan diperlukan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab dan mengungkap fakta di balik dugaan penyerangan itu.

Pihak-pihak yang terbukti melakukan tindak pidana harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. I.League menilai penegakan hukum yang serius diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang dalam lingkungan sepak bola Indonesia.

Selain dugaan kekerasan fisik dan perusakan, I.League menyoroti dampak insiden terhadap para pemain muda yang berada dalam rombongan. Mereka berisiko mengalami ketakutan hingga trauma psikologis akibat menyaksikan peristiwa kekerasan.

Menurut I.League, pemain usia muda seharusnya menjalani proses pembinaan dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka sebagai atlet. Rivalitas antarklub tidak semestinya membuat para pemain muda menjadi korban ataupun saksi tindakan kekerasan.

I.League juga mengingatkan bahwa persaingan dalam sepak bola harus tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kecintaan terhadap klub tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan penyerangan, intimidasi, perusakan, maupun tindakan yang merugikan orang lain.

Seluruh elemen sepak bola, termasuk klub dan suporter, dinilai memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan di luar lapangan. Sepak bola diharapkan menjadi ruang yang memperkuat persaudaraan sekaligus memberikan teladan positif bagi generasi muda.

I.League menyatakan terus memantau perkembangan penanganan insiden tersebut. Pihaknya juga mendorong koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan personel yang terdampak.

I.League berharap proses penelusuran berjalan secara menyeluruh, objektif, dan transparan agar fakta kejadian dapat terungkap. Dengan demikian, pihak yang terbukti bersalah dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum.

I.League menegaskan tidak ada tempat bagi kekerasan dan tindakan kriminal dalam sepak bola Indonesia. Rivalitas seharusnya menjadi bagian dari persaingan olahraga, bukan pembenaran untuk membahayakan keselamatan orang lain.

 

Editor: Aziz Arriadh

Tag Terkait

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 days ago
6 days ago
1 week ago
2 weeks ago
2 weeks ago
2 weeks ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor