Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan sambutan saat menghadiri Grand Opening RS Primaya Kelapa Gading di Jalan Sedayu Boulevard Utara, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (27/1). (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta) TODAYNEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Grand Opening Rumah Sakit (RS) Primaya Kelapa Gading di Jalan Sedayu Boulevard Utara, Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (27/1). Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Pramono bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Herbuwono, melalui pengguntingan pita.
Gubernur Pramono menilai kehadiran fasilitas kesehatan (faskes) sangat dibutuhkan untuk memperkuat layanan kesehatan perkotaan yang terintegrasi, modern, serta berorientasi pada standar pelayanan internasional. Selain itu, keberadaan rumah sakit swasta berkualitas juga menjadi penopang sistem kesehatan kota yang terus berkembang.
“Keberadaan Rumah Sakit Primaya memiliki arti strategis. Tidak hanya menambah kapasitas fasilitas kesehatan di wilayah Jakarta Utara, tetapi juga memperkuat ekosistem layanan kesehatan perkotaan yang terintegrasi, modern, dan profesional,” tuturnya.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menekankan bahwa kunci utama dalam peningkatan mutu layanan kesehatan terletak pada hospitality atau keramahtamahan. Menurutnya, nilai tersebut wajib diterapkan di seluruh tingkatan layanan, baik bagi pasien BPJS maupun non-BPJS, karena menyangkut kenyamanan pasien selama proses pengobatan.
“Salah satu hal yang paling utama adalah hospitality. Dokternya tidak kalah, teknologinya tidak kalah, dan peralatannya juga tidak kalah. Yang menjadi pembeda adalah bagaimana pelayanan diberikan dengan hati. Hospitality membuat pasien merasa nyaman ketika berobat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, tenaga kesehatan, dan mitra pembangunan menjadi faktor penting dalam memperkuat layanan kesehatan Jakarta agar mampu berdaya saing global. Karena itu, RS Primaya diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam pengembangan ekosistem kesehatan di ibu kota.
“Dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta pendekatan pelayanan yang humanis, kami berharap RS Primaya Kelapa Gading dapat menjadi salah satu rujukan layanan kesehatan unggulan dan tepercaya bagi masyarakat,” paparnya.
Sementara itu, Wamenkes Dante juga berharap kehadiran faskes tersebut dapat menjadi alternatif layanan kesehatan yang optimal karena bertaraf internasional. Ia menilai pendekatan layanan yang tematik akan membuat sistem perawatan semakin efektif dan relevan dengan kebutuhan pasien.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya RS Primaya Kelapa Gading ini, pasien merasa lebih nyaman untuk berobat. Layanannya sudah lengkap dan berbasis tematik, tidak lagi semata-mata berdasarkan keilmuan. Dengan demikian, rumah sakit ini dapat terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Jakarta,” ujar Wamenkes Dante.
RS Primaya Kelapa Gading merupakan fasilitas kesehatan ke-20 milik Primaya Group serta rumah sakit ke-192 di Provinsi DKI Jakarta. Saat ini, terdapat enam RS Primaya di Jakarta dan jumlah tersebut direncanakan terus bertambah seiring kebutuhan layanan kesehatan yang meningkat.
Dengan hadirnya RS Primaya Kelapa Gading, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat nyata, khususnya warga Jakarta Utara. Selain itu, keberadaan rumah sakit ini turut memperkuat upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, serta berorientasi pada kenyamanan pasien.