x

Dubes Iran: Bantuan AS Tidak Lain Adalah Kehancuran, Kelaparan dan Kerusakan

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Mar 2026 22:01 29 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mempertanyakan klaim Amerika Serikat (AS) yang selalu ingin membantu negara-negara lain, termasuk bantuan kepada Iran.

“Hal ironis lain adalah klaim yang mereka sampaikan yaitu Amerika Serikat ingin membantu masyarakat Iran,” kata Boroujerdi dalam konferensi pers di Kediamannya di Jalan Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Menurutnya sangat aneh tawaran AS yang selalu ingin membantu Iran, tetapi justru malah menyerang kedaulatan negaranya bersama rezim Zionis Israel hingga membunuh 200 anak-anak tak berdosa yang sedang bersekolah.

“Saya ingin tanyakan jenis bantuan seperti apa ini? Sampai dengan 200 anak-anak SD menjadi korban. Bantuan seperti apa yang dimaksudkan oleh mereka?” ujarnya.

Boroujerdi mengatakan bahwa saat ini dunia mulai tersadar bantuan yang diberikan oleh AS terhadap suatu negara tidak lain adalah selain kehancuran negara tersebut.

“Dunia tentu sudah sadar dan sudah lama mengetahui berbagai jenis bantuan yang disampaikan oleh Amerika Serikat. Kita pernah melihat contohnya di Irak, di Afganistan, dan berbagai wilayah lainnya di dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dubes tersebut menyatakan bahwa tidak ada manfaat apapun atas klaim pemberian bantuan oleh Amerika ke suatu negara.

“Bantuan Amerika Serikat tidak lain selain kehancuran dan kelaparan dan kerusakan total bagi sebuah negara. Apakah ada manfaat lain? Saya rasa tidak ada,” pungkasnya.

“Marilah kita memberikan contoh di mana Amerika Serikat membantu rakyat sebuah negara dan terdapat hasil dari hal-hal yang berbeda yang saya sampaikan,” tambahnya.

Lebih jauh, Boroujerdi juga mengungkap bahwa bantuan yang pernah diberikan Amerika terhadap Iran pada masa lalu sebelum terbentuknya Republik Islam Iran melalui revolusi pada tahun 1979 tidak lain hanyalah sanksi dan tekanan terhadap negaranya.

“Amerika Serikat dalam langkahnya di Iran di tahun 1953 telah mendorong sebuah kudeta dia telah mengumpulkan berbagai pihak untuk menggantikan pemerintahan yang sah di Iran dan menggantikannya dengan sistem yang dipimpin oleh Syah pada saat itu,” katanya.

“Dan setelah dari hal yang mereka lakukan, mereka dengan tidak sukses terhadap Iran melancarkan berbagai jenis sanksi, melakukan berbagai upaya intelijen dan matematik di negara kami hingga sekarang,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

7 hours ago
13 hours ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x