TODAYNEWS.ID – Komunikasi merupakan pilar utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Hal tersebut ditegaskan oleh tokoh penggerak keluarga, Siti Roika, saat menjadi narasumber dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk) Kota Semarang di Hotel Azana, Senin (5/1/2026).
Dalam paparannya, Ika menyampaikan bahwa kegagalan komunikasi di dalam rumah tangga seringkali menjadi akar masalah yang berujung fatal.
“Komunikasi adalah aspek paling mendasar. Jika ini tidak berjalan dengan baik, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari keretakan hubungan, perceraian, hingga terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” kata Ika
Lebih lanjut, ia mengaitkan pentingnya ketahanan keluarga dengan nilai-nilai spiritual. Dalam pandangannya, keluarga memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam ajaran Islam.
Ia menyebutkan bahwa banyak ayat Al-Qur’an yang memberikan panduan eksplisit mengenai pengelolaan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.
“Program FGD ini sangat selaras dengan kehidupan beragama masyarakat kita. Apa yang diupayakan Disdalduk Kota Semarang hari ini sangat relevan untuk memperkuat pondasi keluarga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” imbuhnya
Selain materi komunikasi, pertemuan tersebut juga menjadi momentum sosialisasi GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia).
Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali peran ayah bukan sekadar sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik dan pelindung emosional di dalam rumah.
Melalui sinergi antara komunikasi yang efektif dan peran ayah yang aktif, diharapkan angka ketahanan keluarga di Kota Semarang terus meningkat dan mampu meminimalisir permasalahan sosial yang bersumber dari rumah tangga.