Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam (tengah) saat menjadi pembicara diskusi dialektika demokrasi dengan tema “Indonesia Dinilai Siap Hadapi Dampak Geopolitik Global” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Foto: TODAYNEWS/Dhanis TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Aprozi Alam, menegaskan bahwa Indonesia akan tetap memberangkatkan calon jamaah haji ke tanah suci dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 meski saat ini ketegangan di Timur Tengah terus meningkat.
Menurutnya perang yang meletup di kawasan antara Republik Islam Iran dan Amerika-Israel bukanlah hal yang baru.
Bahkan ia mencontohkan saat perang antara Iran dan Irak yang berlangsung selama 8 tahun, Indonesia tetap memberangkatkan calon jamaah haji ke tanah suci.
Hal itu disampaikan Aprozi dalam diskusi dialektika demokrasi dengan tema “Indonesia Dinilai Siap Hadapi Dampak Geopolitik Global” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
“Ini hal yang bukan hal yang luar biasa, karena kita tahu bahwa perang di Timur Tengah bukan terjadi pada saat ini saja. Kita tahu perang Irak dan Iran makan waktu 8 tahun, haji tetap dilaksanakan di seluruh dunia, wabil khusus Indonesia,” kata Aprozi.
“Terus ada (perang) dari Irak ke Kuwait, jamaah haji tetap berangkat, baik di dunia maupun di Indonesia. Begitu juga Amerika ke Irak, perang tetap di Timur Tengah, haji tetap berangkat,” tambahnya.
Lebih jauh, kata Aprozi, perang antara Iran dan Israel sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2010. Meski kawasan Timur Tengah terus mengalami ketegangan, penyelenggaraan haji tetap berlangsung dan tak ada kendala bagi jamaah haji Indonesia.
“Kita ketahui bahwa perang antara Iran dan Israel ini dimulai tahun 2010. Dari 2010 sampai tahun 2025, haji Indonesia tetap berangkat,” ujarnya.
Untuk itu, DPR bersama Pemerintah menyatakan bahwa situasi di Timur Tengah hari ini tak akan menggangu keberangkatan calon jamaah haji Indonesia.
“Jadi saya, kita tegaskan bahwa Indonesia tidak ada masalah dalam hal perhajian, dalam menghadapi perang Timur Tengah, hal ini sudah merupakan hal yang biasa,” pungkasnya.