Laporan: Dhanis
Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi. Foto: TODAYNEWS/Dhanis TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi, meminta pemerintah menjadikan hasil evaluasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada tahun-tahun sebelumnya sebagai dasar perbaikan sistem transportasi menjelang ajang balap internasional tersebut pada 2026.
Menurut Mori, pengalaman Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah MotoGP seharusnya membuat persiapan transportasi semakin matang.
Persoalan yang berulang, terutama terkait lalu lintas, parkir, transportasi publik, dan akses menuju Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, perlu diantisipasi melalui koordinasi lintas instansi.
“Karena kita sudah beberapa kali menjadi tuan rumah, evaluasi tahun-tahun sebelumnya harus benar-benar menjadi dasar perbaikan. Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang,” kata Mori, Jumat (9/10/2026).
Anggota DPR dari Daerah Pemilihan NTB I itu menegaskan, keberhasilan MotoGP Mandalika tidak cukup diukur dari kelancaran penyelenggaraan balapan.
Kemudahan akses, kenyamanan perjalanan, dan kualitas pelayanan kepada penonton juga menjadi bagian penting dari keberhasilan ajang tersebut.
Karena itu, Mori meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, pengelola kawasan, serta operator transportasi.
Evaluasi sebelumnya, kata dia, harus diterjemahkan menjadi langkah konkret agar berbagai kendala di lapangan tidak kembali terulang.
Lebih lanjut, Mori menekankan, perbaikan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur di sekitar sirkuit.
Kesiapan transportasi dan pelayanan publik secara menyeluruh juga perlu diperhatikan karena berpengaruh terhadap pengalaman wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Jangan ada instansi yang berjalan sendiri-sendiri. MotoGP sudah menjadi agenda tahunan, maka standar pelayanan kita juga harus terus naik dari tahun ke tahun,” ujar politikus NasDem tersebut.
Untuk itu, Mori berharap penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 menjadi momentum untuk memastikan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya benar-benar menghasilkan peningkatan layanan transportasi, sehingga penyelenggaraan berikutnya semakin tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Editor: Azis Arriadh