Pengamat Politik Yusak Farchan. Foto: Dok. Pribadi TODAYNEWS.ID – Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menegaskan pemilihan presiden dipilih secara langsung oleh rakyat akan memberi kepastian bahwa pemerintah dan DPR itu tidak ingin mengubah regulasi pemilihan presiden.
“Memberi kepastian bahwa tidak ada keinginan dari pemerintah dan DPR untuk mengubah sistem pemilihan presiden,” kata Yusak dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Yusak menilai Dasco sebagai Wakil Ketua DPR RI sangat terbuka dalam menampung aspirasi masyarakat. “Bang Dasco bergerak cepat dalam membaca dan merespons dinamika politik yang berkembang atas wacana presiden dipilih MPR,” ujar Yusak.
Yusak mengatakan isu soal pemilihan presiden melalui MPR sudah tidak lagi relevan. “Dengan pernyataan Bang Dasco, saya kira wacana pemilihan presiden oleh MPR sudah tutup buku,” jelas Yusak.
“Keresahan banyak pihak yang tidak menginginkan presiden dipilih oleh MPR sudah dijawab oleh Bang Dasco,” tambah dia.
Menurutnya, pernyataan Sufmi Dasco mempertegas posisi DPR dan pemerintah bahwa menolak wacana pemilihan presiden melalui MPR.
“Jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Dengan penegasan tersebut, saya kira pemerintahan Prabowo tidak bisa disebut sebagai reinkarnasi Orde Baru,” kata Yusak.
“Tentu kita menyambut gembira penegasan tersebut karena negara tetap menjamin terpenuhinya hak-hak politik rakyat yaitu hak untuk memilih presiden,” pungkas Yusak.