x

Budisatrio Masuk Bursa Calon Menlu Gantikan Sugiono, Pengamat: Bakal Pengaruhi Kontelasi Baru di Gerindra

waktu baca 3 menit
Kamis, 29 Jan 2026 16:40 188 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih (KMP) kembali mencuat. Salahsatu menteri yang diisukan bakal dirombak adalah Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.

Menurut kabar yang beredar, nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto, Budisatrio Djiwandono disebut-sebut masuk bursa calon Menlu menggantikan Sugiono yang dikabarkan akan digeser ke pos Kementerian lain.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, masuk nama Budisatrio ke dalam bura calon Menlu menjadi suatu hal yang menarik bagi konstelasi internal Partai Gerindra.

“Kalau kita melihat bagaimana peluang Budisatrio Djiwandono itu juga akan menarik. Karena memang secara nggak langsung ini juga akan membuat konstalasi baru di Gerindra,” kata Arifki saat dihubungi TODAYNEWS, Kamis (29/1/2026).

Sebagaimana diketahui, Sugiono merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, sementara Budisatrio merupakan Ketua Fraksi Gerindra DPR RI. Keduanya merupakan orang dekat dan kepercayaan Prabowo.

Bahkan kata Arifki, Budisatrio bisa disebut sebagai “pangeran mahkota” Partai Gerindra, sehingga menempatkan Budisatrio di dalam kabinet, maka akan memunculkan figur baru dari partai politik yang diketuai oleh Prabowo.

Terlebih, sistem regenerasi partai untuk melahirkan figur atau sosok baru pun berjalan dengan baik.

“Karena Budisatrio Djiwandono kan pangeran makota Gerindra. Secara nggak langsung kan artinya regenerasi Gerindra pasca Prabowo ini (berjalan) ketika Budisatrio Djiwandono masuk (eksekutif) akan menggambarkan bahwa ada figur baru yang muncul,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Arifki, dengan ditempatkannya Budisatrio sebagai Menlu tentu akan membuat dinamika politik di Indonesia semakin menarik.

“Dan saya rasa ini juga akan menarik dalam konteks konstelasi politik,” demikian Arifki.

Sebelumnya, isu tersebut muncul setelah Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, memberikan sinyal kuat mengenai masa depan politik keponakan Prabowo pada saat rapat kerja bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala BIN di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/1) lalu.

“Katanya orang sebelah kanan saya (Budisatrio), yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif: You cannot beat the band with uniform,” kata Utut saat membuka rapat kerja tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono, membantah langsung soal kabar dirinya yang disebut-sebut akan mengisi jabatan eksekutif di dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo.

Budi yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPR RI mengatakan bahwa dirinya tak tahu kenala soal isu tersebut dimunculkan. Ia justru menegaskan bahwa dirinya masih tetap bertugas di Komisi I DPR sebagai salah satu pimpinan.

“Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I,” kata Budi saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).

Sementara itu, menanggapi isu rushuffle kabinet tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, mengaku belum mendengar kabar tersebut.

“Saya belum pernah dengar, saya baru dengar,” kata Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).

Sugiono mengatakan bahwa pertanyaan terkait reshuffle seharusnya ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto, karena hak prerogatif presiden.

“Itu tanya, itu pertanyaannya harusnya ditujukan ke Presiden. Itu kan hanya Presiden yang reshuffle. Jadi saya belum denger (soal isu tersebut),” ujaranya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago

LAINNYA
x
x