Logo Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Foto Istimewa TODAYNEWS.ID – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 28-31 Maret 2026.
Berdasarkan keterangan resmi BMKG, pada Sabtu (28/3/2026), kecepatan angin berkisar 4-20 knot di wilayah Indonesia bagian utara yang bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut. Sedangkan pada wilayah Indonesia bagian selatan kecepatan angin berkisar 6-20 knot bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Karimata, Perairan selatan Jawa Barat, Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua,” tulis laporan BMKG.
Atas kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 – 2.5 meter yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia.
“Sedangkan, gelombang yang lebih tinggi 2.5 – 4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai dan Samudra Hindia selatan Jawa Tengah,” kata BMKG.
Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut lanjut BMKG dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan, Kapal Tongkang dan Kapal Ferry.
“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” demikian imbauan BMKG.