x

Bappenas Sebut MBG Jadi “Game Changer” Perkuat Pertumbuhan Ekonomi RI

waktu baca 2 menit
Jumat, 27 Mar 2026 15:04 15 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penggerak utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, program ini juga berperan penting dalam memperkuat transformasi sektor pangan dan peternakan di Indonesia.

Dalam International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional di Jakarta, Jumat, Rachmat menjelaskan bahwa fokus pemerintah kini tidak lagi sebatas ketahanan pangan. Pemerintah mulai mengarah pada kedaulatan pangan yang lebih luas, menyeluruh, dan berkelanjutan.

“We introduced what we call free meals or program makan bergizi gratis. It’s our game changer,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Program ini juga mampu menciptakan pasar yang besar, stabil, dan terus berkembang, khususnya bagi sektor peternakan dalam negeri.

“The market is ready, stable, and growing,” katanya lagi.

Rachmat mengungkapkan bahwa kebutuhan tambahan dari program ini diproyeksikan mencapai 1,5 juta liter susu dan 47.000 ton daging sapi hingga tahun 2029. Angka tersebut menjadi sinyal positif bagi para investor untuk masuk dan mengembangkan sektor ini.

Pemerintah pun menargetkan peningkatan kemandirian produksi, yakni dari 21 persen menjadi 96 persen untuk susu, serta mencapai 70 persen untuk daging sapi. Untuk mendukung target ambisius tersebut, pemerintah memfasilitasi masuknya 1 juta sapi perah, meskipun sejumlah tantangan masih harus dihadapi.

Ia menjelaskan bahwa tantangan utama meliputi rendahnya produktivitas akibat dominasi peternak kecil yang mencapai lebih dari 90 persen, kesenjangan dalam sistem pembibitan yang menyebabkan ketergantungan impor, serta keterbatasan sumber daya seperti mahalnya pakan dan ancaman penyakit hewan.Oleh karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi antara sektor swasta dan akademisi guna meningkatkan kualitas sekaligus skala produksi.

Selain itu, pemerintah mengembangkan Sapi Merah Putih berbasis teknologi genomik yang diharapkan mampu menghasilkan ternak dengan produktivitas tinggi dan daya tahan yang lebih kuat. Selain itu, sektor swasta nasional juga didorong untuk tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi turut berinvestasi dalam riset dan pengembangan peternakan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

20 hours ago
2 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago
7 days ago

LAINNYA
x
x