x

Banjir Karawang Meluas, 20 Kecamatan Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi

waktu baca 2 menit
Minggu, 25 Jan 2026 14:15 24 Azis Arriadh

TODAYNEWS.ID – Banjir Karawang kembali melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, setelah Sungai Citarum dan Sungai Cibeet meluap akibat tingginya debit air. Akibatnya, banjir kini telah merendam 20 dari 30 kecamatan yang ada di Karawang, sehingga ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa sejak Sabtu dini hari pukul 01.20 WIB, status Sungai Citarum dan Cibeet telah berada di level Awas. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah bergerak cepat dengan meminta seluruh warga yang tinggal di bantaran sungai untuk segera mengungsi.

“Status Sungai Citarum dan Cibeet sudah Awas. Semua warga yang tinggal dekat aliran sungai harus segera mengungsi,” ujar Aep di Karawang, Sabtu.

Selain itu, Pemkab Karawang bersama Forkopimda memastikan proses evakuasi berjalan menyeluruh. Warga di wilayah rawan banjir dipindahkan ke lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko yang lebih besar.

Hingga Sabtu pagi, kondisi banjir Karawang justru semakin meluas. Jika sebelumnya hanya melanda 13 kecamatan, kini jumlahnya meningkat menjadi 20 kecamatan, berdasarkan data BPBD Karawang per Jumat malam (23/1) pukul 21.00 WIB.

Banjir tercatat telah merendam 9.650 rumah yang tersebar di 58 desa dan kelurahan. Jumlah warga terdampak mencapai 10.927 kepala keluarga, atau sekitar 31.601 jiwa dewasa, ditambah 969 balita, 111 bayi, dan 599 lansia. Dari total tersebut, 1.198 warga saat ini mengungsi di sejumlah titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Sementara itu, wilayah dengan dampak terparah berada di Desa Karangligar. Di lokasi ini, ketinggian air dilaporkan hampir mencapai dua meter, sehingga warga harus menyelamatkan diri menggunakan perahu dengan bantuan petugas.

Puluhan desa di berbagai kecamatan seperti Karawang Barat, Karawang Timur, Rengasdengklok, Telukjambe, Cilamaya, Rawamerta, hingga Tempuran masih tergenang, dan aktivitas warga pun lumpuh total.

Di tengah situasi darurat banjir Karawang ini, Bupati Aep kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi arahan tim evakuasi yang bertugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Kami mohon masyarakat patuh terhadap arahan petugas demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan banjir, mulai dari BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, hingga para relawan kemanusiaan yang terus bekerja tanpa lelah membantu warga terdampak.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

22 hours ago
1 day ago
1 day ago
1 day ago

LAINNYA
x
x