Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez (kanan) dan Menteri Dalam Negeri AS Doug Burgum berjabat tangan setelah pertemuan di Istana Miraflores di Caracas, Venezuela, pada 4 Maret 2026. (Foto: AP/Ariana Cubillos) TODAYNEWS.ID – Amerika Serikat dan Venezuela mulai membuka kembali hubungan diplomatik setelah sempat terputus selama beberapa tahun.
Venezuela sebelumnya memutus hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat pada Januari 2019. Keputusan tersebut diambil karena pemerintah Venezuela menilai Amerika Serikat terus mencampuri urusan dalam negeri mereka.
Setelah pemutusan hubungan itu, seluruh staf diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat di Venezuela meninggalkan negara tersebut pada Maret 2019. Sejak saat itu komunikasi resmi antara kedua negara praktis terhenti.
Situasi kembali memanas pada 3 Januari ketika militer Amerika Serikat melancarkan serangan besar ke Venezuela. Dalam peristiwa tersebut Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya ditangkap dan kemudian dibawa ke Amerika Serikat.
Beberapa pekan setelah kejadian tersebut, tanda pemulihan hubungan diplomatik AS Venezuela mulai terlihat. Pada 31 Januari sebuah misi diplomatik Amerika Serikat tiba di Caracas.
Kedatangan delegasi tersebut menjadi awal dibukanya kembali komunikasi diplomatik antara kedua negara setelah hubungan mereka sempat terhenti. Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang dialog baru dan meredakan ketegangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.