x

APHI: Pencegahan Karhutla Harus Dimulai dari Akar Masalah

Laporan: Azis Arriadh

waktu baca 3 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 11:56 24

TODAYNEWS.ID – Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menilai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu menyentuh persoalan mendasar, mulai dari tata kelola lahan dan air hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai penting agar kebakaran tidak terus berulang.

“Karhutla adalah akibat, bukan sebab. Karena itu, kita harus mencari sumber persoalannya, mulai dari bagaimana tata kelola lahannya, tata kelola airnya, hingga bagaimana masyarakat dan kondisi sosial ekonominya dikelola,” kata Ketua Umum APHI Soewarso dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Soewarso mengatakan kebakaran yang berulang di lokasi yang sama menjadi tanda masih adanya persoalan mendasar yang belum terselesaikan.

Menurut dia, penanganan kebakaran hutan dan lahan perlu memadukan kesiapan teknis dengan pendekatan sosial. Penguatan sarana pemadaman dan deteksi dini harus dibarengi dengan pemberdayaan masyarakat, pembenahan tata kelola, serta pengembangan alternatif ekonomi yang berkelanjutan.

“Pemadaman tetap penting, tetapi solusi permanen harus dimulai sebelum api muncul. Pencegahan perlu menjadi bagian dari pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Soewarso menguraikan sejumlah faktor yang perlu mendapat perhatian, di antaranya kebiasaan menggunakan api untuk membuka lahan karena dinilai murah dan cepat, keterbatasan pengetahuan mengenai dampak kebakaran, hingga konflik penguasaan lahan.

Menurut dia, persoalan tersebut membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat di masing-masing wilayah. Edukasi juga perlu dibarengi pendampingan serta penyediaan pilihan kegiatan ekonomi yang dapat membantu masyarakat mengurangi ketergantungan pada praktik pembakaran.

Ia turut menekankan pentingnya tata kelola air, khususnya di lahan gambut. Penyediaan sumber air, pembangunan embung, dan pengelolaan sekat kanal perlu terintegrasi dengan pemantauan kondisi di lapangan serta sistem peringatan dini.

Dalam aspek operasional, APHI mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan aparat melalui pertukaran informasi, pemantauan secara bersama, serta kesiapan personel dan peralatan.

Pendekatan teknis tersebut, lanjut dia, perlu berjalan beriringan dengan program pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar konsesi sehingga warga dapat terlibat aktif dalam upaya pencegahan.

“Keberhasilan pengendalian karhutla harus terlihat dari risiko yang diketahui lebih dini, keputusan yang diambil lebih cepat, api yang dihentikan sebelum membesar, serta kebakaran yang tidak kembali muncul di tempat yang sama,” katanya dalam materi kuliah umum Fakultas Pertanian Universitas Lampung secara daring.

Christine Wulandari dari Dewan Kehutanan Nasional (DKN) menekankan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pencegahan karhutla melalui keterlibatan yang bermakna sejak tahap perencanaan hingga evaluasi program.

Menurut dia, keberlanjutan upaya pencegahan sangat dipengaruhi oleh sejauh mana masyarakat memahami manfaat menjaga hutan sekaligus memperoleh dukungan untuk mengelola sumber penghidupannya secara berkelanjutan.

“Masyarakat perlu dilibatkan sejak mengidentifikasi persoalan, menyusun kegiatan, hingga menilai hasilnya. Dengan keterlibatan itu, pencegahan karhutla dapat tumbuh menjadi kebutuhan bersama,” ujar Guru Besar Manajemen Hutan di Universitas Lampung itu .

Ia menilai kemitraan antara pemerintah, pemegang izin usaha kehutanan, perguruan tinggi, dan kelompok masyarakat perlu diarahkan pada pendampingan yang berkelanjutan. Dukungan tersebut dapat berupa peningkatan keterampilan, pengembangan usaha, serta penguatan kelembagaan masyarakat.

Christine juga menekankan pentingnya komunikasi yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya setempat agar pesan pencegahan dapat dipahami sekaligus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Edukasi akan lebih efektif ketika masyarakat memiliki pilihan yang dapat dijalankan. Karena itu, pesan pencegahan perlu disertai dukungan nyata bagi penghidupan dan pengelolaan lahan tanpa membakar,” katanya.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
23 hours ago
2 days ago
4 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor