x

Aksi Demo di Dago Bandung Ricuh! Truk Polisi Diserang Sejumlah Orang Berpakaian Hitam

Laporan: Asep Awaludin

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Okt 2026 13:05 4

TODAYNEWS.ID – Sebuah truk polisi mengalami kerusakan usai diserang sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Simpang Jalan Sulanjana (Dago) Kota Bandung, Selasa (20/9/2026) malam.

Puluhan masa terlihat melempari truk yang ditumpangi personel kepolisian usai pengamanan demo di Kawasan Cikapayang Dago Bandung sekitar pukul 21.00 wib. Masa melempari truk polisi dengan menggunakan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.

Atas kejadian itu, tiga anggota polisi dikabarkan mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Dedi Supriyadi menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat para personelnya hendak kembali ke posko pengamanan usai pengamanan demo di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Anggota kita selesai melakukan pengamanan demonstrasi dan hendak kembali ke Dago Cikapayang. Namun, tiba-tiba mereka diserang oleh sekelompok orang yang melempari anggota dengan batu, kembang api, petasan, dan bom molotov,”kata Dedi.

Saat ini kata dia, tiga anggotanya yang mengalami luka sudah ditangani pihak rumah sakit. Pihaknya juga akan menyelidiki kasus ini dan menangkap para provokator.

”Peristiwa ini akan kami selidiki secara menyeluruh. Anggota yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis,”singkatnya.

Sebelumnya, aksi masa ini terbilang tertib. Sejak siang hari, ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.

Aksi dimulai dari Jalan Asia Afrika, bergerak menuju Simpang Lima, Jalan Braga, hingga berakhir di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Massa menyampaikan 14 tuntutan mendesak, salah satunya menaikkan status kebakaran hutan dan lahan menjadi bencana nasional serta menindak tegas perusahaan yang terlibat.

Hingga sore hari tepatnya pukul 17.30 WIB, sebagian besar peserta aksi sudah membubarkan diri. Namun, beberapa kelompok masa masih terpantau berada di lokasi.

Kericuhan pun pecah, sekitar pukul 21.00 WIB, saat rombongan kepolisian yang telah selesai melakukan pengamanan aksi unjuk rasa melintas di perempatan Dago–Sulanjana dalam perjalanan kembali ke pos Dago–Cikapayang, tiba-tiba kendaraan mereka diserang oleh sekelompok orang yang berpakaian serba hitam dan penutup wajah.

Kelompok tersebut melempari truk Dalmas dengan batu, kembang api, petasan, dan bom molotov. Api dan asap terlihat muncul dari dalam kabin truk, sementara para petugas bergegas turun dari kendaraan untuk menghindari serangan.

Masa yang beringas coba mengejar beberapa anggota polisi yang hendak menyelamatkan diri. Dikabarkan, tiga orang personel kepolisian mengalami luka-luka.

Pihak Polrestabes Bandung berjanji akan menyelidiki kasus penyerangan ini lebih jauh. ***

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

LAINNYA