x

Babak Baru Tekanan terhadap Iran: Dari Agresi Militer ke Perang Ekonomi

Laporan: Akbar Budi Prasetia

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Okt 2026 11:00 68

TODAYNEWS.ID – Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf, memperingatkan adanya upaya musuh untuk memicu ketidakamanan dan tindakan kekerasan di dalam negeri setelah gagal merusak Iran melalui aksi militer.

Qalibaf mengatakan tekanan terhadap Iran kini bergeser dari ancaman militer ke upaya mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan dalam negeri.

Mengacu pada agresi militer besar-besaran Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran selama perang yang berlangsung selama 40 hari, Qalibaf mengatakan Washington telah menyadari bahwa aksi militer tidak mampu menimbulkan kerusakan yang diharapkan terhadap Iran.

Menurut dia, kondisi tersebut justru menciptakan efek jera terhadap lawan.

“Amerika telah menyadari bahwa aksi militer tidak dapat menimbulkan kerusakan pada Iran dan hal ini telah menciptakan efek jera,” kata Qalibaf pada Rabu (7/10/2026) seperti dilaporkan kantor berita Iran, Tasnim.

Dia mengatakan, setelah gagal melalui tekanan militer, musuh kini meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui persoalan ekonomi dan upaya mengganggu keamanan domestik.

“Oleh karena itu, mereka memusatkan tekanan serius dan mendasar terhadap Iran pada isu-isu ekonomi dan mengganggu keamanan di dalam negeri,” ujarnya.

Qalibaf menilai rencana tersebut kini diarahkan pada tindakan kekerasan di dalam Iran. Karena itu, dia menegaskan penguatan ketahanan ekonomi dan jaminan keamanan dalam negeri harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Pernyataan Qalibaf tersebut disampaikan di tengah meningkatnya peringatan dari pejabat Iran mengenai ancaman terhadap stabilitas nasional.

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada bulan lalu juga menuding Amerika Serikat berupaya menciptakan perpecahan dan disintegrasi sosial di Iran melalui berbagai masalah dan pembatasan yang diberlakukan terhadap negaranya.

Pezeshkian menekankan pentingnya persatuan nasional untuk menghadapi tekanan Amerika Serikat.

“Jika kita memiliki empati dan sinergi di negara ini dan dapat menjaga persatuan dan kekompakan, kita tidak akan pernah tunduk kepada Amerika,” kata Pezeshkian.

Pemerintah Iran selama ini menghadapi tekanan dari Amerika Serikat, baik melalui sanksi ekonomi maupun ketegangan geopolitik yang melibatkan Israel.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

3 days ago
3 days ago
7 days ago
1 week ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor