x

KMHE 2026: Bumi Siliwangi 1 UPI Raih Juara III Kelas Motor Listrik

Laporan: Asep Awaludin

waktu baca 4 menit
Rabu, 7 Okt 2026 19:07 46

TODAYNEWS.ID — Tim Bumi Siliwangi 1 dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kompetitif Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meraih Juara III Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 kategori Prototype kelas Motor Listrik. Prestasi tersebut diraih dalam kompetisi yang berlangsung 1–4 Oktober 2026 di Universitas Jember (UNEJ), Jawa Timur, setelah kendaraan karya mahasiswa UPI mencatat efisiensi energi terbaik sebesar 494,52 km/kWh pada race ketiga.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Awarding KMHE 2026 di Universitas Jember yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan tahun ini. Posisi Bumi Siliwangi 1 sebagai Juara III kelas Motor Listrik juga tercantum dalam daftar resmi hasil KMHE 2026 yang dipublikasikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

KMHE 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan mengangkat tema “KMHE Berdampak: Solusi Ketahanan Energi Indonesia.” Kompetisi ini mempertemukan tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam pengembangan kendaraan hemat energi.

Pada kelas Motor Listrik kategori Prototype, Bumi Siliwangi 1 bersaing dengan sejumlah tim perguruan tinggi, di antaranya Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sumatera, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Universitas Syiah Kuala.

Hasil tersebut diraih melalui persaingan yang ketat. Bumi Siliwangi 1 mencatat 312,96 km/kWh pada race kedua setelah pada race pertama tidak berhasil menyelesaikan lintasan (Did Not Finish/DNF). Performa tim meningkat pada race ketiga dengan catatan 494,52 km/kWh.

Capaian tersebut menempatkan Bumi Siliwangi 1 hanya sekitar 3,7 km/kWh di bawah Semar Proto UGM yang berada di posisi kedua dengan 498,26 km/kWh. Sementara itu, Juara I diraih Antawirya Rondhan EV dari Universitas Diponegoro dengan catatan 880,41 km/kWh.

Rekayasa Kendaraan Berbasis Efisiensi

Bumi Siliwangi 1 dirancang dengan fokus utama pada efisiensi energi. Kendaraan tersebut menggunakan motor listrik BLDC (brushless direct current) berdaya 200–500 watt yang ditenagai baterai LiFePO4 (lithium iron phosphate) bertegangan 40–55 volt.

Sistem penggerak motor dikendalikan menggunakan inverter atau kontroler BLDC yang dapat diprogram (programmable controller). Sistem tersebut memungkinkan karakteristik kerja motor disesuaikan dengan kebutuhan lintasan untuk memperoleh efisiensi energi yang optimal.

Dari sisi konstruksi, tim menggunakan rangka aluminium dan bodi berbahan komposit serat karbon (carbon fibre) untuk menekan bobot kendaraan. Kombinasi rancangan tersebut menjadi bagian dari strategi rekayasa tim dalam menghasilkan kendaraan yang mampu menempuh jarak sejauh mungkin dengan konsumsi energi listrik yang rendah.

Sebelum berlaga di babak final, Bumi Siliwangi 1 harus melewati rangkaian seleksi yang terdiri atas seleksi tim peserta, penilaian Laporan Desain Kendaraan, serta Virtual Technical Inspection. Laporan desain mencakup pemodelan kendaraan, aerodinamika bodi, rancangan sasis, sistem kemudi dan pengereman, motor listrik, serta sistem kontrol.

Pada kelas listrik, peserta juga diwajibkan merancang dan membuat pengendali motor secara mandiri sebagai bagian dari persyaratan teknis kompetisi.

Kolaborasi 13 Mahasiswa Lintas Disiplin

Di balik Bumi Siliwangi 1 terdapat 13 mahasiswa UPI, terdiri atas 11 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif dan dua mahasiswa Program Studi Kimia.

Komposisi tersebut menghadirkan kolaborasi lintas disiplin. Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif berkontribusi pada aspek rekayasa kendaraan, sementara mahasiswa Kimia mendukung pemahaman terkait pengelolaan baterai lithium sebagai sumber energi kendaraan.

Dosen pembimbing Bumi Siliwangi 1, Sriyono, M.Pd., dan Ramdhani, S.Pd., M.Eng., mengapresiasi kerja keras seluruh anggota tim dalam mempersiapkan kendaraan hingga mengikuti kompetisi.

“Kami bangga dengan kerja keras seluruh anggota tim. Segala usaha dan upaya telah dicurahkan, dan hasil ini adalah buah dari proses panjang yang mereka jalani bersama,” ujar Sriyono.

Ketua Tim Bumi Siliwangi 1, Rahmadaniar mengatakan KMHE memberikan pengalaman yang berbeda karena peserta tidak hanya dituntut mempersiapkan kendaraan untuk kompetisi, tetapi juga melewati proses teknis sejak tahap awal.

“Prosesnya dimulai dari tahap perencanaan dan penyusunan proposal atau laporan desain, kemudian berlanjut ke seleksi video technical inspection, dan di tahap final kendaraan langsung diuji on track. Setiap tahap menuntut kesiapan yang berbeda, dan itu menjadi pembelajaran berharga bagi kami,” tuturnya.

Prestasi Bumi Siliwangi 1 menambah catatan kiprah UKM Kompetitif UPI dalam pengembangan kendaraan hemat energi mahasiswa. Sebelumnya, pada KMHE 2021, Tim Bumi Siliwangi 4 UPI juga meraih peringkat ketiga pada kelas mobil listrik.

Capaian di KMHE 2026 menjadi bukti bahwa kompetisi kendaraan hemat energi dapat menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan kemampuan desain, rekayasa, pengujian, efisiensi energi, serta kerja kolaboratif lintas disiplin.

Atas capaian tersebut, Tim Bumi Siliwangi 1 dan dosen pembimbing menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UPI, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) UPI, UKM Kompetitif, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan dan pelaksanaan KMHE 2026. ***

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 day ago
2 days ago
5 days ago
6 days ago
1 week ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor