x

DPR Desak Investigasi Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong

Laporan: Dhanis

waktu baca 3 menit
Jumat, 25 Sep 2026 20:05 36

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi XIII DPR RI Prana Putra Sohe atau biasa disapa Nanan, mendesak pemerintah serius dan transparan mengusut dugaan adanya fasilitas mewah di Lapas kelas IIA Cibinong, Bogor, sebagaimana temuan Ombudsman RI.

Nanan meminta investigasi tidak hanya menelusuri keberadaan fasilitas tersebut, tetapi juga proses pembangunannya, pihak yang mengetahui, hingga kemungkinan adanya pembiaran.

“Ini harus diusut secara serius dan transparan. Jangan berhenti hanya pada ditemukannya fasilitas tersebut, tetapi harus ditelusuri bagaimana fasilitas itu bisa dibangun, siapa yang mengetahui, dan sejak kapan prosesnya berlangsung,” kata Nanan di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, jika fasilitas tersebut dibangun dalam waktu lama dan terencana, perlu dievaluasi bagaimana pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan dapat melewatkannya.

Nanan mendukung pembentukan tim investigasi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Namun, dia meminta tim tersebut bekerja secara independen, profesional, dan berbasis bukti.

“Kalau memang ada pelanggaran, siapa pun yang bertanggung jawab harus diproses sesuai aturan. Sebaliknya, jangan sampai ada pihak yang dituduh tanpa dasar yang cukup,” ujarnya.

Dia juga meminta hasil investigasi disampaikan secara terbuka kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih jauh, Nanan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia dan integritas petugas harus dibarengi dengan pemanfaatan teknologi pengawasan yang terintegrasi dan dapat bekerja secara real time.

“Saya sudah cukup lama menyuarakan evaluasi total terhadap lapas. Kalau evaluasi menyeluruh ini belum kunjung dilakukan, bukan tidak mungkin kasus seperti yang terjadi di Lapas Cibinong akan kembali berulang di tempat lain,” kata Nanan.

Sebelumnya, Ombudsman RI mengungkap adanya sejumlah bangunan dan fasilitas yang dinilai mewah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu (23/9/2026).

Anggota Ombudsman RI Syafrida Rasahan, mengatakan pihaknya menemukan bangunan yang disebut menyerupai vila, fasilitas gym, hingga bangunan yang tengah disiapkan sebagai shelter golf mini.

“Ketika kami masuk, seperti yang kami sampaikan kemarin, ternyata kami mendapati ada rumah-rumah yang model kayak vila. Ada ruangan, ada kualitas gym, sedang dibangun shelter golf mini,” ungkap Syafrida saat dihubungi redaksi TODAYNEWS, Kamis (24/9/2026).

Ombudsman juga menemukan adanya warga binaan yang berada di salah satu bangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan bangunan dan fasilitas tersebut perlu diperiksa untuk mengetahui peruntukan serta siapa saja warga binaan yang ditempatkan di sana.

“Jadi itu yang kami dapati dan petugas menghalangi betul kami untuk melihat,” katanya.

Atas temuan itu, Ombudsman meminta Kementerian Imipas dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pelayanan pemasyarakatan di Lapas Cibinong.

Ombudsman juga meminta keberadaan bangunan yang tidak jelas peruntukannya dievaluasi dan, jika terbukti tidak sesuai ketentuan, maka harus dibongkar agar tidak kembali disalahgunakan.

“Kami minta Dirjen Pemasyarakatan melakukan evaluasi menyeluruh bagi seluruh warga binaan, pelayanan di sana, petugasnya, dan keberadaan bangunan liar yang diduga adalah fasilitas khusus untuk tahanan atau warga binaan yang ada di Lapas Cibinong,” tegas Syafrida.

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

9 hours ago
2 days ago
3 days ago
3 days ago
4 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor