x

Pemkot dan Pemprov Siapkan Kawasan Kuliner Bandung Lebih Tertata dan Nyaman

Laporan: Asep Awaludin

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 13:03 57

TODAYNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah menyiapkan penataan sejumlah kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas kuliner, termasuk kawasan Cibadak dan Cihapit.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, penataan dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi dan kuliner tetap berjalan tanpa mengorbankan ketertiban serta kenyamanan ruang publik.

“Betul Cihapit pusat kawasan kuliner, tapi kalau tidak tertib ya kita tertibkan,” kata Farhan.

Farhan mengatakan, penataan tidak semata-mata dilakukan melalui penertiban. Pemkot Bandung juga akan mengedepankan dialog bersama para pelaku usaha kuliner untuk mencari solusi yang tetap memberikan ruang bagi kegiatan ekonomi.

“Rencananya akan ditertibkan. Lalu kemudian kita akan ajak dialog para pelakunya untuk, ‘sok yuk cari tempat yang membuat taman tetap bagus sehingga menikmati hidangan makanan juga lebih enak’,” ujarnya.

Menurut Farhan, kawasan kuliner tetap memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi dan pariwisata Kota Bandung. Harapannya, penataan dapat menciptakan ruang usaha yang lebih nyaman, tertib dan memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Ia menyebut, Pemkot Bandung tengah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat terkait rencana penataan tersebut.

“Pelaksanaannya nanti, kita lagi koordinasi sama provinsi,” ucapnya.

Farhan juga mengungkapkan, sejumlah titik wisata kuliner yang menggunakan ruang publik akan ditata dengan prinsip datang bersih, pulang bersih.

Konsep tersebut mengatur agar aktivitas usaha tidak meninggalkan bangunan permanen maupun semi permanen yang berpotensi mengganggu fungsi ruang publik.

“Yang permanen dan semi permanen akan dikategorikan sebagai bangunan liar. Solusinya, bisa lihat di Cihampelas dan Lengkong Kecil. Nanti beberapa titik akan menjadi seperti itu,” jelasnya.

Farhan menilai penataan diperlukan untuk membangun ekosistem usaha yang sehat. Di sisi lain, keberadaan pelaku usaha kuliner tetap perlu difasilitasi agar dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian kota.

Selain Cibadak dan Cihapit, Pemkot Bandung juga menyiapkan kawasan Pasar Baru sebagai salah satu pusat kuliner baru.

Farhan mengatakan, penataan kawasan tersebut diharapkan dapat kembali menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar Pasar Baru sekaligus menghadirkan ruang kuliner yang lebih tertata.

“Pasar Baru itu dari sejak belokan Kebon Jati ke arah kanan sampai ketemu dengan Sudirman akan jadi pusat kuliner juga. Supaya hidup lagi,” ungkapnya.

Penataan kawasan kuliner tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung menciptakan ruang kota yang lebih tertib sekaligus memperkuat sektor kuliner sebagai salah satu daya tarik pariwisata.

Farhan berharap, melalui kolaborasi dengan Pemprov Jawa Barat dan dialog bersama pelaku usaha, penataan dapat menghasilkan kawasan kuliner yang tetap hidup, tetapi lebih nyaman, tertib dan menarik bagi wisatawan.

“Dengan kolaborasi dan dialog bersama pelaku usaha, kita bisa menghasilkan kawasan kuliner yang nyaman, tertib dan bisa menarik wisatawan,” tuturnya. ***

Editor: Azis Arriadh

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

12 hours ago
12 hours ago
1 day ago
1 day ago
6 days ago
1 week ago

LAINNYA
x
x

mancingduit

situs slot gacor