Caption: Presiden ke-7 Joko Widodo tiba di Vatikan untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan. Foto: Hari Patriadi/KBRI Takhta Suci TODAYNEWS.ID – Peta perpolitikan tanah air akan semakin kompetitif pasca Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi akan mendukung penuh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Apalagi, terdapat sejumlah partai baru yang mulai bermunculan.
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand), Prof Asrinaldi mengatakan, hal itu menunjukkan bahwa peta politik akan semakin dinamis ke depan, apalagi menjelang 2029.
Prof Asrinaldi menilai, banyaknya muncul partai baru tidak lepas dari adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal parliamentary threshold dan presidential threshold.
“Banyak partai baru bermunculan, seperti partai dari Anies Baswedan,” kata Prof Asrinaldi kepada TODAYNEWS, Rabu (4/2/2026).
Prof Asrinaldi mengatakan, PSI di kepemimpinan Kaesang Pangarep terus melakukan konsolidasi internal dan eksternal.
Prof Asrinaldi memandang, PSI memiliki tekad yang kuat untuk bisa lolos parlemen pada pemilihan umum (Pemilu) 2029 mendatang.
“PSI sepertinya serius menghadapi Pemilu 2029,” ujar Prof Asrinaldi.
Prof Asrinaldi menambahkan, PSI juga akan lebih leluasan bermanuver karena mendapatkan dukungan dari Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga masih mendapatkan dukungan begitu kuat dari para relawan dan masyarakat.
“Mereka menyadari bahwa dukungan dan antusiasme dari masyarakat kepada PSI ini sangat tinggi,” pungkas Prof Asrinaldi.