x

PSI Perlu Manfaatkan Jaringan Jokowi

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 14:27 38 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Direktur Eksekutif Literasi Politik Indonesia (LPI), Ujang Komarudin mengatakan, pasca Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menyatakan akan memberikan untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) maka peta perpolitikan tanah air akan semakin dinamis.

Ujang menilai, partai politik termasuk PSI sedang melakukan ancang-ancang dan mengatur strategi untuk bisa bersaing di pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan legislatif (pileg) 2029 mendatang.

Kendati begitu, Ujang mengatakan, partai politik masih menunggu pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu. Sebab, ada sejumlah aturan yang harus diubah karena putusan Mahkamah Konstitusi.

“Misalnya, parliamentary threshold, presidential threshold, dan mungkin dibahas juga sistem pemilu tertutup atau terbuka,” kata Ujang kepada TODAYNEWS, Rabu (4/2/2026).

Pengamat politik Universitas Al-Azhar itu menilai, PSI tentunya akan mengambil pelajar besar pada pemilu-pemilu sebelumnya. Oleh karena itu, Ujang memandang, PSI saat ini masih melihat perkembangan perpolitikan ke depan.

“Masih menunggu regulasi soal pileg seperti itu, baru mereka nanti gaspol,” kata Ujang.

Mantan Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan itu menyarankan agar PSI untuk turun ke masyarakat menemui konstituen.

“Itu yang lebih penting, karena jangan sampai partai itu berjarak dengan rakyat, kalau misalkan partai berjarak dengan rakyat ya malas rakyat untuk memilih,” imbuh Ujang.

Menurutnya, jika PSI berjarak dengan rakyat maka tidak akan dipilih. Maka, lanjut Ujang, di waktu yang masih panjang ini, PSI harus turun ke lapangan.

Selain itu, PSI juga bisa memanfaatkan jaringan yang dimiliki Jokowi. “Baik jaringan yang dulu di birokrasi maupun jaringan politik,” pungkas Ujang.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

6 hours ago
1 day ago
2 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x