x

Siswa SD di NTT Diduga Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Komisi X: Ini Alarm Keras

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 12:30 47 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Potret pendidikan di Indonesia kembali menuai sorotan usai siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) di duga bunuh diri karena ketidakmampuan keluarganya untuk memenuhi permintaan korban membeli buku dan alat tulis sekolah.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengatakan bahwa peristiwa ini tidak akan dapat diterima oleh negara mana pun. Menurutnya ini adalah alarm keras bagi pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia.

“Tragedi ini bukan sekadar kabar duka, melainkan alarm keras bagi negara dan masyarakat. Peristiwa yang sangat menyayat hati dan tidak bisa diterima di negara mana pun,” kata Hetifah kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Seperti diberitakan, peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi setelah korban meminta dibelikan perlengkapan sekolah kepada ibunya, namun tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Kasus ini menunjukkan, bahwa sangat penting bagi kita, untuk mengoreksi sistem pendidikan, perlindungan sosial, dan kepedulian lingkungan sekitar,” tambah Hetifah.

Menurutnya, negara tidak boleh membiarkan anak-anak yang mengenyam pendidikan merasa putus asa hanya karena tak mampu membeli alat perlengkapan sekolah.

“Anak usia 10 tahun seharusnya dilindungi dan dibantu, bukan sampai merasa putus asa hanya karena buku dan pena,” ucapnya.

Hetifah menekan bahwa pendidikan dasar seharusnya benar-benar gratis dan inklusif, tanpa membebani anak dari keluarga miskin.

“Kedepan, sistem pendidikan harus benar-benar menjamin sekolah dasar gratis termasuk perlengkapan belajar,” sambungnya.

Lebih lanjut, Komisi X kata Hetifah menekankan adanya perlindungan sosial bagi keluarga rentan untuk mendapatkan hak pendidikan sehingga tragedi seperti ini tak terulang kembali.

“Kepedulian sosial juga wajib dibangun kuat di sekolah dan masyarakat agar setiap anak yang kesulitan segera dibantu dan tidak pernah merasa sendirian menghadapi kemiskinan,” pungkasnya.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
1 day ago
2 days ago
4 days ago

LAINNYA
x
x