Menko Pratikno. (Foto: Istimewa) TODAYNEWS.ID – Isu mengenai reshuffle Kabinet atau perombakan Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto kian menguat. Kabar ini mencuat setelah digelarnya retreat bersama jajaran menteri di Hambalang pada Selasa (6/1/2026).
Reshuffle yang disebut-sebut akan dilakukan pada Februari mendatang itu dikabarkan menyentuh sejumlah posisi strategis, termasuk Menteri Luar Negeri dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Berdasarkan informasi yang beredar, Menteri Luar Negeri Sugiono disebut akan dipromosikan untuk menempati kursi Menko PMK, menggantikan Pratikno. Jika kabar ini benar, maka Pratikno menjadi sosok yang juga tersingkir dari jajaran kabinet setelah bertugas sejak era Joko Widodo.
Ketika dimintai keterangan, Menlu Sugiono angkat bicara usai pertemuan dengan DPR RI pada Selasa (27/1/2026). Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu mengaku justru baru mengetahui informasi soal reshuffle dari awak media.
“Saya belum pernah mendengar kabar soal reshuffle kabinet. Saya baru mendengar dari awak media,” kata Sugiono.
Dia menegaskan bahwa kebijakan reshuffle kabinet sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Karena mengaku tidak mengetahui secara pasti, Sugiono meminta media untuk bertanya langsung kepada presiden.
“Reshuffle kabinet adalah kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Saya tidak tahu-menahu soal informasi tersebut, jadi lebih baik bertanya langsung ke beliau,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan agenda yang beredar, Presiden Prabowo dijadwalkan akan melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 di Istana Negara pada siang ini. Berikut nama-nama anggota baru DEN:
Unsur Akademisi:
Unsur Industri:
Unsur Teknologi:
Unsur Lingkungan Hidup:
Unsur Konsumen: