x

Prabowo Dikabarkan Bakal Melakukan Reshuffle, Budisatrio Diprediksi Akan Masuk Kabinet

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 15:01 53 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan kembali melakukan perombakan kabinet atau reshuffle di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026).

Salah satu nama yang muncul dalam reshuffle tersebut adalah, nama Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang kabarnya akan digantikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.

Pengamat Politik Citra Institute Efriza, mengatakan reshuffle bukan sekadar copot-mencopot atau menggeser kabinet melainkan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto untuk menentukan arah kabinet pemerintahannya ke depan agar dapat seirama dengan visi-misinya.

“Teka-teki reshuffle tentu menarik, hanya soal siapa yang dilantik, dicopot, atau sekadar digeser adalah hak prerogatif Presiden Prabowo,” kata Efriza kepada TODAYNEWS, Rabu (28/1/2026).

Sugiono menurutnya hanya akan digeser untuk mengisi pos kementerian lain yang dinilai belum menjalan visi-misi Presiden Prabowo.

“Kecil presentasenya, tetapi kemungkinan tetap ada. Ia (Sugiono) digeser untuk mengganti posisi pos kementerian yang dianggap gagal menjalankan visi Presiden,” ujar Efriza.

Namun terkait nama Budisatrio yang masuk dalam bursa calon Menlu menggantikan Sugiono, Ia menilai bahwa Prabowo akan menempatkan dua orang kepercayaannya itu dalam eksekutif untuk menjalankan tugas-tugas kenegaraan.

“Ditenggarai Sugiono maupun Budisatrio memang akan berada dan membantu Presiden Prabowo. Hanya saja, apakah Budisatrio menggantikan Sugiono yang digeser, atau untuk turut membantu Sugiono, ini semua hak prerogatif presiden,” ujarnya.

Seperti diketahui, baik Sugiono ataupun Budisatrio, keduanya adalah kader ideologis dan termasuk orang kepercayaan Prabowo di Partai Gerindra.

Sugiono yang memiliki latar belakang militer saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra dan pernah menjadi sekretaris pribadi Prabowo. Sementara Budisatrio yang juga keponakan dari Prabowo diperct untuk menduduki jabatan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI.

Maka dari itu, kata Efriza, sangat wajar jika Prabowo menginginkan orang-orang kepercayaannya berada di dalam kabinetnya agar dapat banyak berperan dan berbicara banyak di panggung politik dunia.

“Posisi penguatan dua kader Gerindra, orang kepercayaan prabowo, disinyalir karena Presiden Prabowo ingin Indonesia dapat berperan dan bisa bicara banyak di kancah politik internasional,” ujar Efriza.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

4 hours ago
7 hours ago
7 hours ago
1 day ago

LAINNYA
x
x