x

10 Badan Intelijen Asing Diidentifikasi Terlibat dalam Kerusuhan di Iran

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 10:13 37 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Republik Islam Iran melalui Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menggagalkan rencana teror yang disusun oleh badan-badan intelijen dari 10 negara asing yang bertujuan untuk memicu kekacauan dan mengancam stabilitas negara itu.

IRGC dalam pernyataan resminya, mengungkapkan bahwa insiden kerusuhan yang melibatkan teroris dalam beberapa pekan terakhir merupakan bagian dari konspirasi besar Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk merusak menghancurkan Iran dari dalam.

“Ruang komando musuh dibentuk segera setelah perang 12 hari dengan partisipasi 10 badan intelijen musuh,” demikian pernyataan tersebut, seperti dilaporkan kantor berita Iran, Presstv, Selasa (27/1/2026).

Sayap intelijen IRGC mengatakan rencana musuh-musuh Iran bertujuan untuk memicu kerusuhan internal yang disertai dengan intervensi asing untuk menimbulkan ancaman eksistensial terhadap Republik Islam.

Laporan tersebut mencatat bahwa rencana itu digagalkan berkat kewaspadaan pasukan keamanan Iran dan kerja sama masyarakat.

Menurut pernyataan tersebut, Organisasi Intelijen IRGC menangkap 735 individu yang berafiliasi dengan jaringan anti-keamanan, memanggil 11.000 orang yang rentan, menyita 743 senjata api ilegal, dan mengidentifikasi 46 individu yang terkait dengan dinas luar negeri.

Laporan itu menyebutkan bahwa pejabat politik dan keamanan asing secara langsung mendukung tindakan musuh untuk melakukan kekerasan dengan menggunakan para teroris.

“Mereka juga menggunakan platform media sosial untuk menghasut kekerasan, dan pengerahan preman dan penjahat terorganisir sebagai bagian dari rencana untuk meningkatkan jumlah korban jiwa di antara masyarakat dan pasukan keamanan”.

Pihak berwenang Iran telah mengkonfirmasi bahwa badan intelijen AS dan Israel terlibat langsung, memberikan pendanaan, pelatihan, dan dukungan media kepada para perusuh dan teroris bersenjata yang beraksi di jalanan.

Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran kemudian melaporkan bahwa 3.117 orang tewas selama kerusuhan tersebut, termasuk 2.427 warga sipil dan personel keamanan, dan mencatat bahwa banyak orang tak bersalah dibunuh oleh unsur-unsur teroris terorganisir.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

1 hour ago
2 hours ago
24 hours ago
1 day ago

LAINNYA
x
x