Minuman Jahe. Foto: Istimewa/todaynews.id TODAYNEWS.ID – Musim hujan membuat kondisi imunitas tubuh bisa lebih cepat menurun. Apalagi jika tidak diimbangi dengan makan makanan bergizi. Jika imun sudah turun, maka penyakit akan lebih mudah masuk ke dalam tubuh.
Jahe, salah satu obat herbal yang memiliki banyak manfaat. Bahkan minuman jahe sudah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional Tiongkok. Berikut manfaat minuman jahe bagi kesehatan.
Kandungan gingerol dalam minuman jahe diyakini mampu mengatasi mual akibat mabuk perjalanan, kehamilan, maupun kemoterapi. Minuman jahe juga dipercaya dapat meredakan pusing dan mencegah muntah yang kerap menyertai rasa mual.
Manfaat minuman jahe ini dalam mengatasi mual ini didapatkan dari senyawa khusus di dalamnya yang mampu menekan pusat muntah di otak.
Minuman jahe merupakan salah satu obat herbal untuk mengatasi dispepsia, atau sakit maag, kondisi dimana perut terasa sakit, kembung, serta banyak bersendawa setelah makan. Mengonsumsi minuman jahe diyakini dapat mempercepat pengosongan perut, sehingga sakit perut dan gejala dispepsia lainnya dapat teratasi.
Minuman jahe juga berkhasiat untuk mengatasi maag kronis karena kandungan antioksidan dan antiradangnya yang dapat meredakan berbagai gejala maag kronis.
Dalam pengobatan tradisional, minuman jahe dikenal sebagai obat herbal untuk mengobati flu. Manfaat ini didapatkan dari sifat antivirus dan antibakteri pada minuman jahe, yang menjadikannya berkhasiat dalam mengobati berbagai penyakit infeksi, salah satunya flu.
Sifat antiradang pada minuman jahe diyakini mampu mengurangi berbagai reaksi alergi, yang terjadi akibat adanya peradangan dalam tubuh. Berbagai reaksi alergi yang dapat diredakan misalnya pembengkakan dan iritasi pada hidung, mata, maupun tenggorokan.
Manfaat minuman jahe dalam menurunkan berat badan juga diperoleh dari gingerol. Senyawa alami ini memiliki efek antiobesitas yang dapat mempercepat proses pencernaan makanan di usus. Gingerol juga dapat menjaga gula darah tetap stabil, sehingga nafsu makan menurun dan berat badan pun akan lebih cepat berkurang.
Jika berat badan ideal sudah tercapai, cobalah konsumsi minuman jahe sebagai upaya untuk menjaganya. Minuman jahe terbukti mampu mempercepat pembakaran dan pemecahan lemak, menghambat penyerapan lemak, serta mengendalikan nafsu makan sehingga berat badan dapat terjaga.
Minuman jahe adalah pilihan minuman yang baik dikonsumsi oleh wanita yang sedang haid. Sebab, zat alami dalam minuman jahe memiliki sifat antiinflamasi dan pereda nyeri yang mampu meredakan nyeri haid serta perut kembung akibat haid.
Selain meredakan nyeri haid, minuman jahe juga dapat meredakan nyeri sendi akibat osteoarthitis maupun rheumatoid arthritis. Manfaat jahe dalam meredakan nyeri sendi diperoleh dari sifat antiinflamasi yang dimiliki oleh gingerol dan shogaol dalam minuman jahe.
Nyeri otot bisa saja terjadi setelah berolahraga. Dengan mengonsumsi minuman jahe yang memiliki efek antiradang, nyeri otot akan membaik secara berangsur.
Sifat antioksidan dari senyawa alami gingerol dan shogaol dalam minuman jahe diketahui mampu menjaga fungsi otak lansia serta mencegah penyakit yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak, misalnya penyakit Alzheimer.
Mengonsumsi minuman jahe merupakan salah satu cara untuk tampak awet muda. Khasiat ini didapatkan dari sifat antioksidan dalam minuman jahe, yang mampu mencegah terjadinya penuaan dini, seperti keriput dan bintik hitam.
Penderita diabetes tipe 2 disarankan untuk mengonsumsi minuman jahe guna mencegah kenaikan gula darah secara mendadak. Sebab, minuman jahe terbukti ampuh dalam memaksimalkan kerja insulin dalam menyerap gula darah dan menurunkan kadar HbA1c.
Zat alami dalam minuman jahe juga diketahui mampu menurunkan kadar kolesterol jahat, atau LDL, di dalam tubuh. Hal ini didukung oleh sebuah hasil penelitian yang menunjukkan penurunan kadar kolesterol pada penderita kolesterol tinggi dengan konsumsi ekstrak jahe selama 3 bulan secara rutin.
Rutin mengonsumsi minuman jahe juga diyakini mampu mencegah terjadinya serangan jantung. Manfaat ini diperoleh dari kandungan senyawa bioaktif dalam minuman jahe yang mampu menurunkan tekanan darah, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol, serta melancarkan aliran darah.
Kandungan gingerol dan shogaol pada minuman jahe dipercaya mampu mencegah kanker dengan menghambat pertumbuhan sel kanker dan membunuhnya. Meski begitu, penelitian lanjutan masih perlu dilakukan untuk membuktikan efektivitas dan dosis pasti minuman jahe dalam mencegah kanker.