x

Justin PSI ke Gubernur Pram: Atasi Banjir Jangan di ‘Keteng’

waktu baca 3 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 18:52 47 Akbar Budi

TODAYNEWS.ID – Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta menyoroti permasalahan banjir di Jakarta. Anggota DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuat terobosan untuk menyelesaikan persoalan banjir di Jakarta.

Justin mengatakan warga Jakarta sangat menantikan gebrakan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menyebut permasalahan banjir harus diselesaikan dengan tuntas. “Isu ini tidak bisa diatasi secara ‘ketengan,’ tapi harus fokus menyisir akar-akar permasalahannya,” kata Justin dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Justin mengatakan terdapat tiga penyebab banjir yakni banjir lokal yang diakibatkan  curah hujan yang tinggi. Sehingga, kata dia, debit air yang besar sudah tidak bisa ditampung oleh saluran-saluran air. “Karena tata kota semrawut,” kata Justin.

Justin mengatakan tata kelola yang semrawut membuat Jakarta kehilangan banyak ruang hijau dan menghambat aliran serta pengembangan jaringan saluran mikro. Misalnya saja, ruko, rumah, dan bangunan yang menutup saluran ataupun mencaplok fungsi resapan.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus tegas menerapkan kewajiban 30 persen areal resapan hijau untuk setiap pembangunan, termasuk rumah. Justin berujar gedung-gedung dan kantor-kantor di Jakarta banyak yang melakukan eksploitasi tanah. “Mengakibatkan penurunan permukaan tanah dan menambah titik banjir,” ujar Justin.

Justin mendorong agar Pemerintah Provinsi melakukan penelusuran terkait pelanggaran ekspliotasi tanah. Caranya, lanjut Justin, melakukan pengecekan tagihan PAM bulanan.

Kemudian, maasalah kedua yang disinggung oleh Justin sebagai penyebab terjadinya banjir di Jakarta adalah banjir kiriman. Justin menyorot kenaikan air laut yang mengakibatkan banjir rob di wilayah pesisir. Jakarta juga menerima air kiriman dari wilayah Bogor dan berdampak ke daerah sekitar sungai Ciliwung, dan daerah Sunter. Justin mengatakan Jakarta dalam cuaca baik kerap banjir karena air kiriman tersebut. “Apalagi bila ditambah curah hujan, maka areal tersebut paling terdampak,” ujar Justin.

Ketiga banjir pesisir, dimana kenaikan permukaan laut serta penurunan permukaan tanah membuat air masuk ke daratan dan mengancam penduduk di wilayah-wilayah pesisir. Justin mendorong agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno beserta seluruh jajarannya di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan waktu dan sumber dayanya dalam jangka panjang untuk mengatasi banjir dengan mengidentifikasi penyebab-penyebab utamanya.

“Memang Gubernur tidak bisa menangani seluruh masalah utama DKI secara berbarengan, karena 5 tahun jabatannya tidak akan cukup untuk menyelesaikan semuanya,” ujarnya.

Justin mengatakan bila Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin mengatasi banjir dengan serius, maka program dan anggaran harus diprioritaskan untuk penanggulangan banjir dalam waktu 1-2 tahun dari 5 tahun jabatannya. “Barulah di akhir jabatannya itu dapat tercapai kemajuan yang signifikan dalam penanganan banjir di DKI,” kata Justin.

Justin menilai bahwa program-program penanggulangan banjir Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono selama ini masih hanya sebagian kecil dari apa yang harusnya dilakukan. “Jadi penanganan saat terjadi banjir sekarang ini, sesungguhnya hanyalah hal kecil dari seluruh rangkaian upaya yang semestinya dikonsentrasikan oleh gubernur untuk menanggulangi banjir,” pungkas Justin.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

5 hours ago
11 hours ago
14 hours ago
15 hours ago

LAINNYA
x
x