x

Masa Bodo dengan Sanksi Tarif Trump, Rusia: Tidak Ada Alasan Menghentikan Perdagangan dengan Iran

waktu baca 1 menit
Rabu, 21 Jan 2026 12:06 40 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov, menegaskan bahwa negaranya tidak akan menghentikan perdagangan dengan Republik Islam Iran.

Meski Amerika Serikat (AS) mengancam akan mengenakan sanksi kepada negara-negara yang masih berdagang dengan Iran, Lavrov menegaskan bahwa Moskow tidak memiliki alasan untuk menghentikan perdagangan dengan negeri para mullah itu.

Alih-alih menghentikan kerjasama dengan Iran, Rusia justru akan terus melanjutkan perdagangan tersebut meski AS mengancam akan mengenakan tarif sebesar 25 persen untuk setiap perdagangan dengan AS.

“Kita berdagang dengan Iran. Ini adalah Anda dan kita. Perdagangan kita akan berkembang sesuai dengan keputusan kita,” kata Lavrov dalam konferensi pers, Selasa (20/1/2026).

Lavrov menambahkan bahwa Moskow memiliki kerjasama yang bagus dengan Iran, untuk melakukan pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr dan juga Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan, yang menghubungkan Rusia, Azerbaijan, dan Iran.

“Banyak proyek lain yang sedang dikerjakan, dan saya tidak melihat alasan bagi kita atau teman-teman Iran kita untuk menghentikannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menlu Rusia itu justru menyebut langkah Trump yang menggunakan tarif sebagai “instrumen politik” dan tindakan tersebut menunjukkan bahwa AS tidak sepenuhnya yakin akan daya saingnya sendiri di pasar global.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

2 hours ago
1 day ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x