x

Menteri KKP Sebut 3 Pegawainya yang Hilang Bersama Pesawat ATR 42-500 Tengah Menjalankan Misi Pengawasan Wilayah

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 10:19 43 Asep Awaludin

TODAYNEWS.ID – Insiden pesawat ATR 42-500 di wilayah Leang-leang yang jatuh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan masih menjadi sorotan publik.

Dalam insiden itu, setidaknya 11 orang penumpang menjadi korban. 1 korban telah ditemukan di jurang dengan kedalaman 200 meter di pegunungan

Sementara, sisanya masih dalam proses pencarian dan evaluasi Tim SAR gabungan. Dari ke 11 penumpang tersebut, tiga diantaranya pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono membenarkan ada 3 pegawainya yang ikut dalam pesawat tersebut. Ia mengatakan, ketiga pegawai KKP tersebut tengah menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara di wilayah pengelolaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Memang benar terdapat pegawai KKP yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau di wilayah pengelolaan negara Republik Indonesia,” kata Sakti Wahyu Trenggono.

Ia menjelaskan, tiga pegawai KKP yang berada di dalam pesawat tersebut adalah Ferry Irawan, berpangkat penata muda tingkat I dengan jabatan analis kapal pengawas, Deden Mulyana, berpangkat penata muda tingkat I dengan jabatan pengelola badan milik negara serta Yoga Noval, yang bertugas sebagai operator foto udara.

Menteri Sakti menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa para pegawai KKP dan awak pesawat Indonesia Air Transport.

“KKP terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Untuk proses pencarian maupun penyelidikan penyebab insiden, kami sepenuhnya menyerahkan kepada Basarnas, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 PK-THT milik Indonesia Air Transport dengan AOC 034 dilaporkan hilang kontak di wilayah Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 13.17 Wita. Informasi tersebut diterima Basarnas Makassar.

Pesawat diketahui bertolak dari Yogyakarta menuju Makassar. Berdasarkan laporan awal, di dalam pesawat terdapat 10 orang yang terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang, dengan pilot in command Capt Andy Dahananto. ***

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

22 hours ago
1 day ago
2 days ago
2 days ago

LAINNYA
x
x