Presiden Prabowo Subianto menggelar Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026, pada Kamis (15/1/2026). Foto: BPMI Setpres TODAYNEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu instrumen utama pembangunan nasional dalam mensejahterakan rakyat dan menghilangkan kemiskinan.
Prabowo menyatakan akan menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berkarakter.
“Pendidikan adalah instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi. Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan,” kata Prabowo mengutip, Sabtu (17/1/2026).
Karena itu, Prabowo berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia secara menyeluruh, baik itu sekolah-sekolah dasar dan menengah ataupun perguruan tinggi.
Pada tahun ini, pemerintah menargetkan akan merenovasi sekitar 60 ribu sekolah, dan perbaikan terhadap 300 ribu sekolah dalam 4 tahun ke depan.
“Kita punya 300 ribu sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua kampus, sekolah-sekolah di Indonesia, dan juga kualitasnya akan kita tingkatkan di setiap bidang,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo juga menargetkan setiap kabupaten akan memiliki sekolah unggulan. Dengan target ini, Prabowo optimis proses kebangkitan bangsa Indonesia akan berlangsung cepat.
“Nanti rencana kita tiap kabupaten satu sekolah unggulan, ini akan mempercepat kita harapkan kebangkitan kepimpinan dan kebangkitan bangsa Indonesia,” pungkasnya.