x

Komisi V Apresiasi Langkah Pemerintah Mulai Bangun Jembatan Bailey yang Hancur Terkena Banjir Sumatera

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Des 2025 18:00 59 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Anggota Komisi V DPR RI Ruslan Daud, mengapresiasi langkah cepat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan TNI AD yang mulai membangun kembali Jembatan Bailey di sungai Teupin Mane, Aceh Bireun lantaran hancur terkena bencana banjir bandang.

Sebagai informasi, Jembatan Bailey salahsatu jembatan yang menghubungkan lintasan nasional Medan–Banda Aceh di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh.

“Kami bersyukur rencana pembangunan Jembatan Bailey. Pergerakan pengiriman material dan tenaga kerja sudah dilakukan. Hingga kini masih banyak daerah yang terisolir dan membutuhkan bantuan segera,” ujar Ruslan Daud, Sabtu (6/12/2025).

Legislator Dapil Aceh itu menegaskan, keberadaan jembatan tersebut sangat krusial bagi masyarakat setempat.

“Karena jika akses di Kutablang tidak segera tersambung, distribusi sembako, BBM, elpiji, bantuan kemanusiaan, serta mobilitas masyarakat berpotensi lumpuh total,” ungkapnya.

Adapun Jembatan Bailey yang dibangun di Kutablang ini dirancang sepanjang sekitar 50 meter dan mampu menahan bobot kendaraan hingga 40 ton. Jembatan tersebut merupakan jembatan rangka baja modular yang dapat dirakit cepat di lokasi bencana.

Selain itu, Kementerian PU juga mulai membangun Jembatan Bailey di Teupin Mane, Kecamatan Juli, pada jalur nasional Bireuen–Takengon Km 10, dengan panjang sekitar 30 meter. “Insyaallah dalam satu minggu bisa selesai,” kata Ruslan.

Menurutnya, keberadaan jembatan sementara ini mendesak untuk memastikan alat berat seperti ekskavator dan buldoser dapat menjangkau titik-titik longsor dan kerusakan jembatan lain di jalur Bireuen–Takengon, mulai dari Km 22 menuju Bener Meriah dan Takengon.

“Pengiriman sembako, BBM, elpiji, dan kebutuhan pokok ke Bener Meriah dan Takengon harus dipulihkan segera. Saudara-saudara kita di dataran tinggi Gayo masih terisolir. Harga barang naik karena pasokan terhambat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ruslan menyatakan pemulihan akses jalan terdampak bencana yang terjadi di sejumlah daerah lainnya juga membutuhkan respons cepat dari pemerintah.

“Kami mengingatkan Kementerian PU bahwa banyak titik lain di Aceh, Bener Meriah, Aceh Tengah, hingga jalur menuju Sumatera Utara yang juga membutuhkan penanganan. Infrastruktur di daerah rawan bencana masih sangat rentan,” tegasnya.

Untuk itu, Ruslan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh dan peta prioritas rekonstruksi jembatan permanen agar ketergantungan berulang terhadap jembatan darurat bisa diminimalkan.

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

11 hours ago
18 hours ago
1 day ago
2 days ago

LAINNYA
x
x