x

DPR Terus Didemo Rakyat, Ini Kronologi Lengkapnya

waktu baca 3 menit
Jumat, 29 Agu 2025 17:53 34 Dhanis Iswara

TODAYNEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) belakangan ini terus didemo oleh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, buruh, dan ojol.

Awalnya aksi protes tersebut dilakukan, pada Senin (25/8/2025), sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Revolusi Rakyat Indonesia” sebagai bentuk protes dan kekecewaan rakyat terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang terus melemah.

Seruan demo besar-besar di gedung DPR itu sebelumnya sempat menggema di media sosial. Sementara, para peserta aksi saat itu berasal dari berbagai kalangan tanpa mengenakan atribut organisasi tertentu dan mayoritas diikuti oleh anak-anak SMA/STM.

Aksi yang awalnya damai pun berubah menjadi pecah tak terhindarkan ketika mayoritas anak-anak STM terus menunjukkan perlawanan kepada aparat yang berjaga dan tak mau membubarkan diri.

Diketahui, dari siang hingga malam hari kericuhan terus terjadi, sepeda motor milik tamu yang terpakir di depan pintu masuk motor gedung DPR pun turut dibakar massa aksi.

Tak berhenti di situ, massa aksi juga merusak fasilitas pos pintu masuk motor pengamanan dalam (Pamdal) DPR, bangku hingga komputer pun berserakan.

Lebih parah lagi, aksi panas tersebut terjadi hingga malam hari dan menjauhi kawasan area gedung DPR, massa pun semakin bertindak anarki dengan menghancurkan mobil milik warga yang tengah melintas di jalan Letjen S Parman menuju Slipi karena diduga milik pejabat negara.

Tembakan gas air mata oleh polisi pun juga tak terhindarkan ke arah massa yang tak mau membubarkan diri hingga terus melawan aparat.

Demo Buruh 28 Agustus di Depan Gedung DPR

Sementara itu, Aksi demontrasi kembali berlanjut di depan Gedung DPR RI dilanjutkan oleh Partai Buruh dan serikat pekerja yang menyuarakan 6 tuntutan, pada Kamis (28/8) siang.

Aksi demontrasi yang juga diikuti oleh Mahasiswa dan anak-anak STM ini pun sempat membakar ban dan melempar botol serta petasan ke arah halaman Gedung DPR.

Tak berbeda jauh dengan demo sebelumnya, aksi tersebut juga berlangsung panas hingga malam hari, sampai akhirnya kendaraan taktis (Rantis) milik Brigade Mobil atau Brimob melindas seorang pengemudi ojek online hingga tewas di depan Rumah Susun Bendungan Hilir II, Jakarta Pusat.

Aksi Jumat 29 Agustus

Imbas tewasnya Affan Kurniawan seorang pengemudi ojol yang dilindas mobil Rantis Brimob, massa yang terdiri dari Ojol, Masyarakat dan Mahasiswa itu kembali melakukan aksi protesnya di depan Gedung DPR.

Tak hanya di DPR, massa juga menggeruduk Markas Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya di jalan Sudirman, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui aksi di depan Markas Brimob Polda Metro Jaya itu sempat berlangsung panas, sedikitnya 8 unit mobil yang terparkir di depan Gedung Markas Brimob dibakar massa.

Mobil yang hangus tinggal kerangka itu pun menjadi sasaran sejumlah massa untuk mempereteli besi mobil dan membawanya pergi untuk kemudian dijual kembali.

Sementara itu, pada aksi di Gedung DPR hingga sore ini massa aksi terus melakukan provokasi dengan melemparkan botol, membakar ban hingga menyalakan kembang api ke arah gedung DPR.

Hingga berita ini diterbitkan, massa aksi sampai kini masih bertahan di depan gedung DPR dan belum mau membubarkan diri.

Post Views35 Total Count

Pilkada & Pilpres

INSTAGRAM

14 hours ago
14 hours ago
14 hours ago
21 hours ago

LAINNYA
x
x