Tampik Imbalan Ratusan Juta Rupiah saat Urus Visa, Jaelani: Terima Kasih NYXS Tanggung Semua Keperluan Tim

0

“Semua pembiayaan di tanggung NYXS 100 persen. Jadi ternyata banyak suka dukanya pembentukan tim U-12 NYXS dream team ini,” ucapnya.

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

JAKARTA – Indonesia menempatkan NYXS Dream Team Indonesia sebagai wakil di Tic Tac Cup 2022 yang digelar di Barcelona, Spanyol, 16-18 Desember 2022. Sebanyak 12 pemain telah bertolak ke Negeri Matador pada 13 Desember lalu.

Di sana, para pemain muda Indonesia U-12 tersebut akan bertarung melawan tim muda Barcelona, Benfica, dan RC Deportivo di Grup B. Tim U-12 itu mampu lolos dari kepungan raksasa Eropa dengan mengalahkan RC Deportivo dan Benfica kemudian menahan imbang Barcelona.

Mereka kemudian masuk ke fase kedua dan mampu mengalahkan juara bertahan, FC Andorra. Sebelumnya mereka kalah kepada Espanyol.

Di balik keberangkatan ini ada sosok yang paling sibuk selain pelatih Usman Halik yang menyiapkan tim. Dia adalah Dani Septia Iskandar, support NYXS Dream Team Indonesia. Dani menuturkan, betapa kerja kerasnya mengurus keberangkatan tim menjelang pergantian tahun.

“Mengahadapi kondisi even yang sangat mepet dan pengajuan visa tepat di ujung tahun sungguh luar biasa membuat perasaan tidak tenang karena menghadapi liburan akhir tahun dan hari raya natal jadi pembuatan visa untuk bulan Desember sudah full sampai bulan Desember,” ungkap Dani.

Untuk bisa mendapatkan pelayanan visa, Dani mengaku, harap-harap cemas. Pertama, harus menunggu pengajuan yang batal dan itu tidak mungkin diharapkan. Kemudian disiasati dengan tiap hari stand by di kantor BLS, di tempat pembuatan visa Spanyol.

Lanjut Dani, untuk ambil slot primetime tiap hari itu pun harus tetap dag dig dug karna tak setiap hari ada. Terlebih, masih banyak kekurangan dokumen yang merupakan salah satu penghambat. Ini cukup membuat mumet juga. Kendala lain anak anak yang harus datang dalam proses pembuatan visa sedang mereka berada jauh dari ibu kota.

“Namun akhirnya seluruh kegelisahan dalam pembuatan visa akhirnya terlalui dan anak-anak sudah bisa terbang ke Spanyol,” jelasnya.

Dani menuturkan, banyak hal di luar nalar manusia terjadi pada even NYXS kali ini. Dia harus menghadapi tantangan para pembina sepak bola dan orang tua pemain yang ambisius.

“Saya banyak menerima telepon dan WhatsApp dengan imbalan puluhan bahkan ratusan juta hanya untuk supaya pemainnya bisa ikut bergabung dengan NYXS Dream Team Indonesia. Ini sungguh luar biasa dan di luar dugaan saya. Rupanya kondisi ini terjadi di pembinaan usia muda Indonesia,” tukasnya.

Kata Dani, untungnya pihak NYXS membiayai seluruh keperluan calon pemain dari mulai transport pulang pergi, pembuatan paspor bagi yang belum punya. Kemudian pembuatan visa.

“Semua pembiayaan di tanggung NYXS 100 persen. Jadi ternyata banyak suka dukanya pembentukan tim U-12 NYXS dream team ini,” ucapnya.

Manajer NYXS Dream Team Indonesia Jaelani Saputra berterima kasih kepada Tony Kim, selaku CEO NYXS. Berkat dia, anak-anak muda Indonesia mampu merasakan atmosfer pertandingan berkualitas melawan tim elite Eropa di Barcelona. Selama merasakan turnamen, mereka tidak mengeluarkan biaya sepeserpun.

“Terima kasih kepada Pak Tony Kim yang membiayai semua keperluan tim sejak pembentukan di Blispi Cup hingga turnamen di Barcelona,” terang Jaelani.

“Terima kasih juga kepada orang tua dan ofisial bahwa didalam sebuah pertandingan tidak selalu mengejar kemenangan tapi bagaimana para pemain bisa berkembang dengan baik ke depannya,” tambahnya.(sat)

About The Author

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *