Kolam Renang Tirta Sari Kota Pekalongan Akan Di Renovasi

0

Di DED yang disusun pada 2019 silam, pembangunan kolam itu ada 6 lintasan, mengingat posisi luas dari tempat itu kurang, sehingga disusun hanya untuk 6 lintasan.

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Kota Pekalongan – Usai dilakukan pembongkaran Kolam Renang Tirta Sari beberapa waktu, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pariwiasata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) setempat saat ini tengah mengajukan permohonan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan kembali kolam renang tersebut kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.

Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, M Sahlan melalui Plt Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Endro Triatmo mengungkapkan bahwa kolam renang Tirtasari yang dikelola oleh Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinparbudpora sebenarnya sudah ada sejak lama, namun karena pertimbangan beberapa kajian dari tim ahli bangunan kolam renang itu terdapat kerusakan, sehingga harus dibongkar dan dibangun kembali. Endro menyebutkan, untuk pembangunan kembali kolam renang Tirta Sari ini, usulan DAK yang diajukan Dinparbudpora Kota Pekalongan ke Kemenpora RI yakni sebesar 12 Milliar.

“Untuk pembangunan kolam renang Tirta Sari ini, dari anggaran APBD Kota Pekalongan belum ada, namun kami berupaya bahwa pembangunan kolam ini bisa diusulkan segera dibangun, dimana minggu depan tim dari Kota Pekalongan akan maju ke Kemenpora RI dalam rangka pengajuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp12 Milliar,” terang Endro.

Menurutnya, Detail Engineering Design (DED) telah disusun sejak 2019 lalu untuk membangun kolam renang yang sesuai standart event olahraga, disamping itu ada fasilitas kolam renang untuk anak-anak, tempat bilas, kantin, tempat parkir, dan sebagainya. Dalam pembangunannya nanti, kolam renang ini diupayakan lebih kokoh dan kuat yang sesuai standar untuk pembelajaran renang anak-anak maupun persiapan atlet untuk lomba.

“Di DED yang disusun pada 2019 silam, pembangunan kolam itu ada 6 lintasan, mengingat posisi luas dari tempat itu kurang, sehingga disusun hanya untuk 6 lintasan. Namun, ketika nantinya ternyata memungkinkan, kami upayakan bisa dibuat 8 lintasan sebagaimana standar nasional manakala Kota Pekalongan bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Untuk rencana pembangunannya, kami masih menunggu hasil audiensi dengan Kemenpora RI nantinya,” pungkasnya. (Adi).

About The Author

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *