Kokoh di Puncak Klasemen, Shin Tae Yong Kecewa Dengan Kualitas Permainannya

0

“Memang secara skor menang 4-0, bisa saja kelihatannya saya puas. Akan tetapi, ekspektasi saya tidak puas dengan performa hari ini. Dengan kualitas kita seperti ini, tidak akan bisa bersaing dengan baik di Piala Asia U-20,” tegas eks juru latih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini.

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Jakarta – Garuda Nusantara -julukan Timnas Indonesia U-20- saat ini tengah bertengger di puncak klasemen Turnamen Mini Internasional 2023, usai mengalahkan Fiji U-20 dengan skor telak 4-0, di matchday pertama.

Laga tersebut dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (17/2/2023).

Empat gol kemenangan Timnas U-20 lahir lewat Arkhan Fikri (35’), Kakang Rudianto (50’), Resa Aditya (60’), dan Hokky Caraka (86’).

Berkat hasil ini, tim Merah Putih Junior bertengger di puncak klasemen sementara, dengan torehan 3 poin. Sedangkan Fiji U-20, harus puas bercokol di posisi paling bawah, dengan 0 angka.

Untuk posisi kedua ditempati Timnas Guaremala U-20, dengan mengoleksi 3 poin, lantaran kalah dari segi selisih gol dari Timnas Indonesia U-20.

Sedangkan untuk peringkat ketiga klasemen sementara Turnamen Mini Internasional 2023, terdapat Selandia Baru U-20 dengan mengantongi 0 angka.

Meaki demikian, pelatih Timnas U-20, Shin Tae-yong, tak sepenuhnya puas dengan kemenangan telak 4-0 atas Fiji itu. Maklum, Timnas U-20 harus menutup pertandingan dengan 10 pemain, karena Hokky Caraka menerima kartu merah pada menit ke-89.

Menurut Shin Tae-yong, dengan permainan seperti ini Timnas U-20 dinilai bakal sulit bersaing di Piala Asia U-20 2023. Baginya, dengan materi pemain dan kualitas yang mumpuni Timnas Indonesia U-20 seharusnya bisa menang dengan skor lebih besar.

“Memang secara skor menang 4-0, bisa saja kelihatannya saya puas. Akan tetapi, ekspektasi saya tidak puas dengan performa hari ini. Dengan kualitas kita seperti ini, tidak akan bisa bersaing dengan baik di Piala Asia U-20,” tegas eks juru latih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini.

Shin Tae-yong juga menyesali terjadinya kartu merah pada pertandingan persahabatan tersebut. Ia merasa, tak seharusnya ada kartu merah baik dari kubu Timnas Indonesia U-20 maupun lawan.

“Memang sengaja undang tim yang sudah lolos ke Piala Dunia U-20 2023. Seharusnya tidak terjadi masalah di lapangan tadi,” ucap pria kelahiran Yeongdeok 52 tahun silam.

“Namun, kita menunjukkan sesuatu yang seharusnya tidak terjadi. Seharusnya juga, lawan tidak mendapatkan kartu merah. Itu lebih baik buat kita, karena sedang dalam persiapan menuju Piala Asia U-20 2023,” tegas pelatih berlisensi Pro UEFA ini.

Ronaldo Kwateh sudah terlihat sudah ada di bangku cadangan Timnas Indonesia U-20. Sedangkan Marselino Ferdinan dan Muhammad Ferarri, belum juga bergabung dengan tim.

Shin Tae-yong masih berharap para pemainnya bisa datang dan bergabung. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu sepertinya masih kesal karena tidak dilibatkan dalam proses kepindahan Ronaldo dan Marselino ke klub luar negeri.

“Ronaldo dan Marselino memang karena ke luar negeri. Akan tetapi, seharusnya diskusi dahulu sebelum pergi ke luar negeri dengan saya dan PSSI. Agar persiapan Piala Dunia U-20 2023 lebih baik lagi,” pungkasnya.

Pada laga selanjutnya, Selandia Baru U-20 akan bersua Timnas Indonesia U-20 di match day medua, yang dilangsungkan pada Minggu (19/2/2023) pukul 19.30 WIB.

Sementara itu, Guatemala U-20 akan berhadapan dengan Fiji U-20. Kedua tim akan saling bentrok, pada Minggu (19/2/2023), pukul 16.30 WIB. (mak)

About The Author

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *