Aktivis Perempuan Buat Gerakan UMI Untuk Lindungi Ibu dari KDRT

0

“Gerakan ini juga dilakukan dengan bentuk Pesantren Digital Rafiqutthullab, sehingga Ibu bisa belajar di mana saja. Di sini, para perempuan dan Ibu belajar kitab kuning juga belajar hak-hak perempuan serta relasi dalam pernikahan. Sehingga diharapkan hal-hal seperti di atas tidak terjadi,” jelas Desima E Siahaan kepada awak media, Jum’at (20/10) pagi.

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

JAKARTA – Sejumlah aktivis perempuan membuat Gerakan UntukMu Ibu (UMI) guna memberdayakan dan memberi literasi kaum perempuan. Gerakan UMI ini juga dibuat untuk meminimalisir kasus KDRT yang semakin meningkat belakangan ini. Misalnya kasus pembunuhan seorang istri oleh suaminya sendiri di Bekasi. Juga yang terjadi pada seorang ibu di Jakarta yang mengamali baby blues dengan menenggelamkan bayinya dalam ember.

“Gerakan ini juga dilakukan dengan bentuk Pesantren Digital Rafiqutthullab, sehingga Ibu bisa belajar di mana saja. Di sini, para perempuan dan Ibu belajar kitab kuning juga belajar hak-hak perempuan serta relasi dalam pernikahan. Sehingga diharapkan hal-hal seperti di atas tidak terjadi,” jelas Desima E Siahaan kepada awak media, Jum’at (20/10) pagi.

Desima bersama Mahdiya Az Zahra dan Salvina Juliyani merasa resah dengan kondisi kaum perempuan yang demikian. Melalui Gerakan UMI, mereka berharap perempuan Indonesia dapat memiliki ruang lebih untuk belajar dan berekspresi.

“Selain itu gerakan ini juga berbentuk Forum Group Discussion (FGD) untuk para perempuan dan ibu dalam rangka literasi digital dan menyampaikan gagasan dan pemikiran para Ibu,” lanjut dia.

“Selain itu, Gerakan UMI juga mengadakan lomba public speaking dengan media reels bagi perempuan dan Ibu. Lomba ini bertujuan untuk menyampaikan peran Ibu di media sosial. Lomba ini terbuka untuk semua perempuan dan Ibu. Harapannya semua perempuan di Indonesia bisa ikut berpartisipasi,” kata Mahdiya.

Setelah di Jakarta, gerakan ini rencananya akan digelar di Batam, Lombok dan dilanjutkan dengan kelas-kelas penguatan skill secara online. Harapannya, para Ibu di Indonesia akan semakin kuat dan dihargai karena memiliki pemikiran yang logis dan ilmiah, serta memiliki banyak skill yang tersalurkan. (sat)

About The Author

Menyajikan Fakta, Melengkapi Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *